Gagal Lagi, Mediasi PKL Pendowo vs Bupati

147
Sejumlah PKL Pendowo doa bersama sebelum menghadiri mediasi atas Sidang Gugatan mereka di Halaman Kantor Pengadilan Negeri Purworejo, Rabu (13/12/2017). (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Proses mediasi pra Sidang Gugatan Hukum Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun atau PKL Pendowo dengan Bupati Purworejo dan empat pejabat dinas Pemerintah Kabupaten (pemkab) Purworejo, kembali ditunda.

Sebab sebagai Pihak Tergugat yang di wakili oleh Kabag Hukum Pemkab Purworejo Sri Setyowati tak bisa menjawab dan memberikan kepastian terhadap upaya damai yang disampaikan oleh Ketua Kuasa Hukum PKL Pendowo, Tamrin Mahatmanto SH.

‘Saya akan sampaikan dahulu kepada bupati. Kami tidak bisa menjawab disini,’ ungkap Setyowati dalam sidang mediasi yang digelar, Rabu (13/12/2017), kemarin.

Dalam persidangan kemarin, sebenarnya dari Pihak Penggugat dalam hal ini PKL Pendowo sudah berupaya menuju ke arah perdamaian dengan para tertugat.

‘Kami bersedia berdamai dengan syarat.,’ ucap Tamrin kepada KoranBernas.id, usai persidangan.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan para PKL Pendowo, bukan sebagai tujuan lain. ‘Saya tegaskan disini, kedatangan kami bersama PKL Pendowo untuk membuka perdamaian akhir. Klien kami mengira hari ini adalah mediasi yang terakhir kalinya,’ ungkap Tamrin yang datang ditemani dua orang anggota Tim Kuasa Hukum lain, Kasran SH dan Nasrulloh SH.

Pada persidangan kemarin, Pengurus PKL Pendowo hadir semua dan diikuti puluhan anggotanya.

Hakim Mediator PN Purworejo Antyo Harri akhirnya menunda sidang mediasi akan dilaksanakan kembali pada Hari Senin atau 18 Desember 2017 pekan depan. (yve)