Gara-gara Anjing, Warga Tegalrejo Jogja Dihajar Warga Girimulya

605
Ilustrasi

KORANBERNAS.ID–ATS  (41) babak belur dihajar warga Tegalsari, Purwasari, Girimulya. Dia ditangkap massa karena melakukan pencurian dua ekor anjing milik warga. Sepeda motor yang dikendarai pelaku asal Tegalreja Yogyakarta, juga dirusak dan dibakar massa hingga tiggal kerangka saja.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution melalui Kapolsek Girimulyo, AKP Surahman mengungkapkan, pihak kepolisian belum bisa mengidentifikasi jenis sepeda motor yang digunakan pelaku lantaran surat kelengkapan kendaraan juga ikut hangus terbakar.

“Pelaku ditangkap warga dan diserahkan  kepada pihak kepolisian pada Kamis (18/04/2018) pagi. Dia ketahuan oleh seorang warga ketika hendak membawa karung berisi dua ekor anjing milik warga ke atas motor,” ungkap AKP Surahman, Sabtu (21/04/2018).

Baca Juga :  Petugas Temukan Ini Saat Sidak di Lapas Pajangan

Dijelaskan oleh Kapolsek, untuk menangkap anjing curiannya, pelaku menggunakan racun tikus. Racun tersebut dilulurkan ke tulang yang dijadikan sebagai umpan, agar menarik perhatian anjing.

“Anjing yang menjilat tulang tersebut kemudian langsung mati. Setelahnya, pelaku memasukkan kedua anjing tersebut ke dalam karung. Menurut keterangan pelaku, bangkai anjing tersebut akan disembelih dan dijual dalam bentuk makanan olahan,”sambung Surahman.

Polisi berhasil mengamankan sisa racun yang digunakan pelaku, bangkai motor pelaku, karung untuk membawa anjing serta pakaian pelaku. Polisi juga memotong ekor dua anjing yang dicuri pelaku sebagai barang bukti di persidangan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Girimulyo. Namun tahun 2012 lalu, pelaku juga pernah dihajar masa lantaran ketahuan mencuri anjing di Kecamatan Sentolo.

Baca Juga :  Bantul Bersiap Menggelar Festival Dayung

Pelaku tindak pidana pencurian dengan kerugian di bawah Rp 2,5 juta tidak dilakukan penahanan.

“Pelaku hanya kami kenakan wajib apel setiap hari Kamis. Kami juga mengimbau warga agar ketika mendapati kejadian serupa tidak main hakim sendiri,”katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 364 KUHP tentang pencurian ringan. Sesuai dengan Keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2 Tahun 2012. (SM)