Garis Polisi Terpasang di Lokasi Pabrik yang Cemari Sungai

147

KORANBERNAS.ID – Para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul bersama Dinas Lingkungan Hidup DIY, Selasa (27/02/2108) siang, turun ke lokasi pabrik menyusul adanya laporan ikan-ikan di sungai mati.

Tak berselang lama usai kedatangan para petugas, garis polisi langsung terpasang di lokasi pabrik. Ini dilakukan untuk keperluan penyelidikan.

Tak hanya itu, beberapa petugas secara berpencar mengamati serta melakukan pengecekan secara langsung  kondisi lingkungan di sekitar sungai. Tampak tanaman-tanaman di sekitarnya layu, mati dan tertutup cairan putih.

Bahkan tanaman di sekitar sungai ikut mati terkena limbah. (istimewa)

Seperti diberitakan, warga Argorejo Sedayu Bantul menemukan banyak ikan di sungai mati. Ternyata ada limbah pabrik yang terbuang ke sungai. Mereka kemudian melapor ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten ini.

Baca Juga :  Tidak Bisa Jalan, Dapat Kursi Roda

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui DLH kemudian menugaskan Sukamto beserta tiga orang staf melakukan pengecekan di lapangan. DLH DIY juga turun menugaskan Ruruh Haryata beserta dua orang staf.

Selama melakukan penyelidikan, mereka didampingi Kapolsek Sedayu Kompol Sugiarta AMd beserta Panit Reskrim, Panit Intel dan staf.

Diketahui, limbah yang terbuang di sungai itu berasal dari sebuah pabrik di Jalan Wates Km 11,5  Argorejo Sedayu Bantul. (sol)