Gempa Bumi Berlalu, Wayang Kulit Dilanjutkan

319
Pergelaran wayang kulit dilanjutkan usai dihentikan akibat guncangan gempa, Jumat (15/12/2017) malam.

KORANBERNAS.ID – Pergelaran wayang kulit lakon Dewa Ruci dengan dalang Ki  Edi Suwondo di DPRD DIY, Jumat (15/12/2017) dilanjutkan setelah beberapa saat bubar karena diguncang gempa bumi.

Tatkala terjadi lindhu berkekuatan 7,3 SR yang membuat gedung dewan di Jalan Malioboro bergoyang-goyang, Ki Edi Suwondo sendiri sempat membalikkan posisi tubuhnya dari menghadap kelir.

Sang dalang itu tampak tenang mengamati para pengrawit meninggalkan gamelannya masing-masing guna mencari tempat yang sekiranya aman.

Demikian pula, para penonton langsung bubar. Kebetulan, tempat duduk penonton ada di luar gedung di bawah tenda sehingga tidak sampai berlarian menghindar dari bangunan.

Seperti diberitakan, gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah DIY, Jumat (15/12/2017). Getaran gempa yang terjadi pukul 23:47 itu kekuatannya sangat besar. Bahkan getarannya dirasakan sampai wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di laut Jawa Barat pada kedalaman 104 km. Tak berselang lama, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah pantai di Jawa Barat, DIY dan Jawa Tengah.

Belum lama berselang, BMKG mengeluarkan informasi terbaru. Disebutkan, gempa yang terjadi jelang tengah malam itu berkekuatan 6.9 SR, pada posisi 7.75 LS, 108.11 BT dan kedalaman 107 Km.

Atau, 11 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, 45 km Barat Daya Kota Tasikmalaya Jabar, 47 km Tenggara Garut Jabar, 107 km Tenggara Bandung Jabar, 226 km Tenggara Jakarta.

Sementara itu, dari Bantul dilaporkan, gelombang laut di wilayah Pantai Parangtritis terpantau normal. (sol)