Gempa Robohkan Rumah, Satu Anak Luka Serius

313

KORANBERNAS.ID — Gempa bumi tektonik berkekuatan 7,3 SR mengguncang wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pukul 23.47.57 WIB, Jumat (15/12/2017) malam terasa cukup keras di Kabupaten Kebumen. Akibat gempa itu, setidaknya satu rumah di Desa Serut, Kecamatan Kuwarasan roboh dan mengakibatkan seorang anak luka cukup serius di bagian kaki setelah tertimpa bagian rumah. Korban dirawat di Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen, dan hingga berita ini diturunkan kondisinya sudah stabil.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Eko Widianto yang dikonfirmasi koranbernas.id, Sabtu (16/12/2017) pagi menyebutkan, laporan yang masuk ke Pusat Komando Pengendalian Operasi BPBD Kebumen menyebutkan Nanda Rizki (11) tertimpa bagian rumahnya.

Eko Widianto mengatakan, alat peringatan dini tsunami yang ada di sejumlah lokasi di pesisir selatan Kabupaten Kebumen juga sempat dibunyikan pasca Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika mengumumkan gempa berpotensi tsunami.

“Sampai sekarang belum ada laporan tsunami di pantai selatan,“ kata Eko Widianto disela memantau akibat gempa di sepanjang pantai selatan.

Hal itu juga dibenarkan Camat Kuwarasan, Triyono. Nanda oleh keluarganya dan pemerintah desa dikirim ke RSDS Kebumen untuk menjalani perawatan.

“Kaki patah tertimpa bagian rumah yang ambruk, kaki yang luka di atas entho entho(lutut-red),“ kata Triyono.

Sementara gempa yang terjadi sangat mengagetkan warga Kabupaten Kebumen. Di Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, guncangan terasa cukup keras. Kerasnya gempa hampir sama ketika terjadi gempa di Bantul tahun 2006. Suara gemuruh terdengar beberapa detik dan mengakibatkan warga lari ke luar rumah. (yve)