Gempa Tektonik Merusak 13 Rumah, Kebumen Sempat Mencekam

293
Rumah rumah yang mengalami rusak setelah  terjadi gempa Jumat (15/12/ 2017) jelang tengah malam  (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Gempa tektonik yang terjadi Jumat (15/12/20127) pukul 23:47.57 dengan pusat gempa di Tasikmalaya Jawa Barat mengakibatkan kerusakan 13 rumah di Kabupaten Kebumen.

Gempa  dengan  kekuatan (magnitudo) 7,3 Skala  Richter (SR) itu terasa getaran lebih keras di pesisir selatan  Kebumen. Kerusakan rumah terbanyak terjadi di lima kecamatan di pantai selatan Kebumen.

“Ada 2 rumah rusak berat, lainnya rusak ringan,“ kata Eko Widiyanto, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen kepada  koranbernas,id, Sabtu (16/12/2017)  siang.

Kerusakan rumah terjadi di Kecamatan Adimulyo dan Petanahan  masing-masing 3 rumah rusak, Kecamatan Klirong dan Ayah masing masing  2 rumah rusak, Kecamatan Puring dan Rowokele  masing-masing ada satu rumah rusak.

Dua rumah yang rusak berat berada di Desa Tegalsari Kecamatan  Adimulyo dan Desa Madurejo, Kecamatan Puring. Sedangkan rumah yang rusak dan menimpa Nanda Pasa Ristiyanti (12), warga Desa Serut Kecamatan Kuwarasan.

Korban mengalami luka patah tulang kaki dan dirawat di Rumah Sakit dr  Soedirman (RSDS) Kebumen. Korban tertimpa bagian  teras  rumahnya yang ambrol. Wakil Bupati Kebumen KH   Yazid  Mahfudz  menurut Eko  Widiyanto  telah mengunjungi para korban.

Gempa yang terjadi jelang tengah malam  itu cukup mencekam  bagi  masyarakat  yang merasakan  getaran cukup keras. Hanya beberapa  detik setelah  terasa  getaran keras terakhir , listrik di  sejumlah  daerah di Kabupaten Kebumen  padam  lebih  dari dua jam.

Suasana mencekam terjadi, karena  gelap  gulita terjadi  setelah gempa.  Warga di  Kebumen  paling  tidak  merasakan  dua kali  getaran (sol)