“Gerombol Malam” Bakal Jadi Seragam Purbalingga

1934
Bupati Purbalingga, Tasdi menyerahkan trofi kepada juara lomba desain motif batik pelajar khas Purbalingga tahun 2017, Sabtu (07/10/2017). (prasetyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Mufti Nur Rosyid, siswa SMA N 1 Bukateja berhasil ke luar juara pertama lomba desain motif batik pelajar khas Purbalingga tahun 2017 di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Sabtu (07/10/2017). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Purbalingga dalam rangka hari batik itu diikuti 277 peserta dari dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Purbalingga.

Motif batik yang diberi judul “Gerombol Malam” hasil karya Mufti Nur Rosyid itu akan digunakan untuk seragam batik anak sekolah di seluruh Purbalingga.

Untuk juara 2 diraih Ikhsan Zainur dari SMK YPLP 2, Juara 3 Nashif Dhiya dari SMP N 1 Purbalingga, Juara Harapan 1 Ivaldo Danur dari SMA 2 Purbalingga, Juara Harapan 2 M. Nizar Sofiyudin dari MA Manbaul Ulum, dan juara harapan 3 Vanstie Oxcy dari SMA N 1 Purbalingga. Para juara menerima uang pembinaan dan piagam dari panitia.

Baca Juga :  “Nanti Kita Foto Bareng, Ya…”
Batik “Gerombolan Malam”

Ketua Dekranasda Purbalingga, Erni Widyawati mengatakan, lomba desain motif batik pelajar khas Purbalingga tahun 2017 ini mengambil tema Pesona Goa Lawa.

“Lewat lomba ini,kami bermaksud mengenalkan kepada generasi muda, agar mencintai batik , terutama batik khas Purbalingga,” ujar istri Bupati Purbalingga ini.

Bupati Purbalingga, Tasdi mengapresiasi langkah Dekranasda Kabupaten Purbalingga dan Organisai Perangkat Daerah (OPD) yang terkait mengadakan lomba desan motif batik pelajar 2017 ini .

“Kendala Perkembangan batik, salah satunya adalah regenerasi. Semoga dengan diadakan lomba desain motif batik 2017 dapat menumbuhkan kreativitas pelajar dan nguri-uri budaya batik serta mengembangkan batik khas purbalingga baik segi keanekaragamannya, kualitasnya maupun pemasarannya,” pungkasnya. (yve)

Baca Juga :  Uniqlo Siap Buka Tiga Toko Baru