Grader Temui Bupati Siap beli Semua Tembakau Petani

371
Pertemuan grader dan Bupati Temanggung membahas pembelian tembakau, Kamis (14/09/2017). (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Temanggung Bambang Sukarno minta para grader pabrikan gudang tembakau perwakilan perusahaan rokok membeli semua tembakau milik petani. Sebaliknya, petani diminta menjaga kemurnian asli tembakau Temanggung sebagai tembakau terbaik di dunia, supaya terjaga kualitasnya sehingga harganya mahal.

Hal ini terungkap saat digelar pertemuan dengan para grader tembakau  dan pengurus Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Cabang Temanggung  di aula rumah dinas Bupati komplek Pendapa Pengayoman, Kamis (14/09/2017). Para grader yang hadir  di antaranya dari Gudang Garam, Djarum dan Wismilak.

Bupati meminta seluruh pabrik rokok yang mempunyai perwakilan di daerah Temanggung melakukan pembelian semua tembakau rajangan dari petani. Pembelian tembakau secara serentak dinilai efektif dan berdampak baik meningkatkan harga tembakau, sebab terjadi kompetisi guna mendapatkan tembakau terbaik.

“Semua pabrik rokok yang  buka gudang di Temanggung saya tekankan untuk melakukan pembelian tembakau milik petani sebanyak-banyaknya sehingga semua tembakau bisa terserap oleh pabrikan. Pembelian harus dilakukan bareng, baik itu oleh Gudang Garam, Djarum dan pabrikan lain dengan harga tinggi supaya pedagang maupun petaninya  bisa menikmati keuntungan,” katanya.

Ketua APTI  Cabang Temanggung,  Muhammad Fuad, mengatakan cuaca pada musim  panen tembakau tahun 2017 ini cukup baik  sehingga memungkinkan tembakau rajangan yang diolah menghasilkan tembakau berkualitas.

Para petani sangat berharap para grader melakukan pembelian dalam jumlah banyak  dengan harga yang menguntungkan petani. Dengan demikian terwujud hubungan saling membutuhkan dan saling menguntungkan baik antara petani, pedagang  dan grader.

Ini  sekaligus  guna menolong nasib petani yang dalam kurun waktu empat tahun belakangan ini mengalami kerugian karena gagal panen akibat cuaca tidak mendukung.

Agus dari perwakilan Gudang Garam mengatakan sudah melakukan pembelian tembakau sejak Agustus kemarin. Masa panen kali ini cuaca cukup mendukung, ditandai terang benderang cukup sinar matahari sehingga tembakau yang dirajang bisa kering sehari.

Hal ini berdampak positif meningkatkan kualitas tembakau. Saat ini tembakau yang dibeli meliputi grade A sampai grade D dengan harga berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 170.000 per kg. Kuota pembelian direncanakan sebanyak 8.500 ton dan saat ini sudah mencapai 4.700 ton (132.000 keranjang).

Sedang Yopi  dari perwakilan Djarum mengatakan sudah melakukan pembelian beberapa waktu lalu setelah mendapat perintah dari manajemen perusahaan di Kudus. Kuota pembelian direncanakan 4.500 ton dengan  pembelian saat ini mulai grade A sampai grade D dengan harga antara Rp 25.000 hingga Rp 150.000 per kg. Pembelian tembakau diperkirakan sampai akhir Oktober 2017. (edy)