Gubernur Ingin Kerjasama Australia Berlanjut

156
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono memberikan sambutan pada konser kolaborasi Melbourne Symphony Orchestra (MSO).

KORAN BERNAS.ID – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap kerjasama yang erat akan terus terjalin antara Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia dengan Pemda DIY. Tak hanya lewat pertunjukan seni budaya seperti konser Melbourne Symphony Orchestra (MSO) yang digelar, Jumat (4/8) malam, di Lapangan Garuda Kompleks Candi Prambanan.

Sultan pun menginginkan, dalam skala yang lebih luas, hubungan antara Australia dan Indonesia akan terus harmonis. Meskipun tak dapat dipungkiri, relasi antara kedua negara bertetangga ini sering mengalami masa pasang surut.

“Kami mengapresiasi kepada MSO dan Pemerintah Negara Bagian Victoria yang telah bekerja keras dan memberikan dukungannya dalam pementasan MSO yang terlaksana dengan baik. Tak hanya sebagai salah satu sumbangsih penting bagi hubungan antara Indonesia dan Australia. Seperti halnya hubungan dengan negara lain, hubungan Indonesia dan Austalia juga memiliki pasang surut,” ujarnya.

Baca Juga :  Refresh Budaya Sinoman, Jatimulyo Dapat Apresiasi

Saat menghadiri pertunjukan MSO Kolaborasi yang bertajuk “Yogyakarta – Victoria Concert Of Friendship.The Symphony Orchestra Collaboration Concert”, Gubernur menyebutkan, salah satu faktor yang merekatkana persahabatan kedua negara adalah lewat misi kebudayaan.

“Hubungan kedua negara terkadang memanas karena permasalahan politik. Saat hal itu terjadi, hubungan kebudayaan-lah yang dapat tetap melekatkan persahabatan kedua Negara,” tutur Ngarsa Dalem.

Melbourne Symphony Orchestra (MSO) berkolaborasi dengan musisi-musisi muda berbakat dari Yogyakarta. Melalui pertunjukan ini, Gubernur DIY berharap hubungan kerjasama antara Pemerintah DIY dan Negara Bagian Victoria dapat terus diisi kegiatan-kegiatan yang mendekatkan masyarakat kedua daerah.

“Karenanya konteks yang terjalin melalui kegiatan kebudayaan bersama, pendidikan, perdagangan, dan kolaborasi merupakan kunci bagi hubungan jangka panjang kedua negara. Serta menjadi tonggak penting bagi kedekatan hubungan antara DIY dengan Negara Bagian Victoria, juga antara Indonesia dan Australia,” tandasnya.

Baca Juga :  Kesadaran Pancasila Alami Penyusutan

MSO menampilkan dua komposisi utama, dengan komposisi pertama terdiri dari tiga bagian yaitu Third Sonata for Strings – Jabiru Dreaming, Trumpet Concerto in E flat, Hob. VIIe/1 gubahan Maestro Johannes Fritzsch dan Cublak- Cublak Suweng gubahan Maestro Budhi Ngurah dan komposisi kedua terdiri dari dua bagian, yaitu Symphony No.2 in D, Op.36, Maestro Johannes Fritzsch dan Candi Sewu From Suita Roro Jonggrang dengan Maestro Budhi Ngurah.

Turut hadir mendampingi Gubernur DIY, GKR Hemas, GKBR. Ayu Adipati. Paku Alam, Sekjen Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, dan Mr Brett Stevens selaku Komisioner Pemerintah Victoria untuk Asia Tenggara. (ros)