Guru Madrasah Dirikan Organisasi Penulis PERGUMAPI

1028
Diantara pengurus Pergumapi. Dari kiri, Noor Shofiyati, Septy Andari Putri, Siska Yuniati, dan Anita Isdarm. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Guru-guru madrasah Indonesia resmi mendirikan organisasi Perkumpulan Guru Madrasah Penulis (Pergumapi). Akta Notaris organisasi ditandatangani Pengurus Pusat Pergumapi yang diwakili oleh Anita Isdarmini (pengawas), Ahmad Arif Ma’ruf (pengawas), Siska Yuniati (ketua umum), Noor Shofiyati (wakil sekjen), dan Septy Andari Putri (bendahara umum).

Penandatanganan dilakukan di Kantor Notaris Siti Nurhanifah, Jalan R.E. Martadinata 2 Bantul, Jumat (23/02/2018).

“Para pengurus Pergumapi berjumlah 28 orang yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia. Agak sulit mengumpulkannya untuk tanda tangan akta notaris. Oleh karena itu, para pengurus mewakilkan penandatanganan kepada para pengurus yang berasal dari DI Yogyakarta,” jelas Siska Yuniati.

Penandatanganan ini menurut guru MTs Negeri 3 Bantul itu merupakan sebagian dari proses yang harus dilalui dalam rangka mengurus legalitas organisasi yang dipimpinnya itu.

Siska mengungkapkan, sebelumnnya pihaknya telah melakukan rapat penentuan nama, pendaftaran nama ke Kemkumham RI, persiapan berkas, dan lain-lain.

Masih menurut Siska, setelah penandatanganan tersebut, para pengurus masih harus mengurus sekretariat ke kelurahan. Setelah SK Kemkumham diproses, dilanjutkan dengan pembuatan NPWP dan pembuatan rekening organisasi.

Sambil mengurus legalitas organisasi, Pergumapi telah memulai beberapa kegiatan terkait penulisan sejak 2016. Setiap dua pekan sekali, organisasi ini menggelar kuliah daring yang difasilitasi oleh Bidang Diklat Pergumapi. Selain itu, sudah dilaksanakan penulisan buku ajar, menulis buku bersama, diantaranya bahkan sudah ada yang diproses di penerbitan oleh bidang penerbitan. Pendaftaran anggota juga sudah dilaksanakan oleh bidang organisasi.

Dalam rangka peluncuran website organisasi, www.pergumapi.or.id, Pergumapi menggelar tantangan menulis sebulan penuh bagi seluruh anggotanya. Dalam kegiatan ini, anggota ditantang menulis mulai tanggal 12 Februari 2018.

Pada proses itu, setiap hari akan dimuat tulisan karya anggota. Hari Senin dimuat tulisan artikel, Selasa esai, Rabu resensi buku, Kamis karya ilmiah, Jumat info buku baru karya anggota, Sabtu puisi, pantun, parikan, dan sejenisnya, serta Minggu untuk fiksi seperti cerpen, cerkak, dan sejenisnya. Tantangan ini akan berakhir tanggal 11 Maret 2018. (*/SM)