Gusti Mangku Ajak Hormati Putusan MK

173
GKR Mangkubumi menyampaikan sambutan saat menghadiri Gelar Seni Revitalisasi Visi Kebangsaan Amanat 5 September 1945, Selasa (05/09/2017) malam, di Pendapa Gamelan Yogyakarta. (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – GKR Mangkubumi mengajak semua pihak untuk menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK)  nomor 88/PUU-XIV/2016 terkait dengan gugatan uji materi terhadap UU nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.

Ini disampaikannya tatkala ditanya wartawan di sela-sela menghadiri Gelar Seni Revitalisasi Visi Kebangsaan Amanat 5 September 1945, Selasa (05/09/2017) malam, di Pendapa Gamelan Jalan Gamelan Kidul 1 Panembahan Yogyakarta.

Sebenarnya, GKR Mangkubumi yang akrab disapa Gusti Mangku itu enggan menanggapi putusan yang kini banyak memunculkan pandangan maupun tanggapan berbeda di masyarakat. “Nggak usah takon MK,” tuturnya bergurau sambil tetap memenuhi permintaan wawancara.

Dia menegaskan, putusan MK itu bukan untuk dirinya. “(Putusan) MK itu kan tidak untuk saya, tapi untuk Undang-undang Keistimewaan itu ke depan, karena kita juga tidak tahu ke depan nanti akan seperti apa. Jadi jangan terfokus pada saya tapi bagaimana putusan MK itu disikapi dengan baik,” paparnya.

Seperti diketahui, dalam Sidang Pleno MK pada Kamis (31/08/2107) diputuskan,  pasal 18 ayat 1 huruf m UU Nomor 13 tahun 2012 itu bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. (sol)