H-1, Penjualan Hewan Kurban Merosot

98
Kondisi Pasar Hewan Prambanan saat pasaran Senin (06/08/2018). (Massal Gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Transaksi jual beli hewan  kurban di Pasar Hewan Prambanan pada H-1 Idul Adha atau tepatnya Selasa (21/08/2018) cenderung sepi bila dibandingkan pasaran sebelumnya. Ini terjadi karena warga umumnya telah memiliki hewan kurban yang dibeli beberapa waktu lalu.

Selain sepinya transaksi, populasi hewan baik kambing dan sapi yang masuk di Pasar Hewan Prambanan juga mengalami penurunan.

“Yang membeli juga sepi. Dan hewan yang masuk di pasar juga berkurang. Mungkin karena sudah punya hewan yang dibeli jauh-jauh hari sebelumnya,” kata Margito, petugas teknis peternakan Dinas Pertanian Klaten, Selasa (21/08/2018).

Disebutkan, Selasa adalah hari pasaran hewan terakhir sebelum Idul Adha. Dan kondisi pasar juga relatif sepi bila dibandingkan pasaran sebelumnya.

Baca Juga :  Tembakau Tak Bisa Dijemur

Sebelumnya kata dia, populasi sapi yang masuk di Pasar Hewan Prambanan pada hari Legi berkisar antara 250 ekor hingga 300 ekor. Sedangkan pasaran Pon lebih banyak populasi hewannya berkisar antara 300 ekor hingga 400 ekor.

Meski ada penurunan populasi hewan yang masuk pasar dan transaksi juga merosot,  namun harga jual hewan kurban tetap bertahan.

“Kalau harga masih sama dan tidak naik. Yang turun jumlah hewan yang mau dijual karena yang dibawa ke pasar juga berkurang,” ujarnya.

Senada dikemukakan Yono, pedagang sapi Pasar Hewan Prambanan. Menurut dia, kondisi ini terjadi karena warga sangat mungkin sudah punya ternak sendiri yang dibeli di pasar hewan beberapa waktu lalu atau mungkin juga membeli di kandang peternak langsung.

Baca Juga :  Pelajar Tak Malu Main Ketroprak

Saat ditanya soal harga, dia menjawab tidak ada kenaikan.

“Kalau harga masih tetap tergantung jenis dan besarnya sapi. Ada yang 17 juta dan 19 juta. Tapia da juga yang lebih dari 20 juta tergantung jenis dan besarnya sapi,”ujarnya kepada koranbernas.id, di Pasar Hewan Desa Kebondalem Kidul Prambanan. (SM)