Halte Trans Jogja di Malioboro Bakal Dingin

368
Penumpang Trans Jogja turun dari halte di kawasan Beringharjo, Jumat (20/10/2017). (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pengguna angkutan umum Bus Trans Jogja yang naik dan turun di kawasan Malioboro akan dapat fasilitas baru. Dinas Perhubungan akan menambah Air Conditioner (AC) di halte yang berada di kawasan Malioboro.

“Halte permanen yang ada di Jalan Malioboro, semuanya akan ber-AC. Ini merupakan bagian dari proyek penataan kawasan di jantung kota Jogja,” ujar petugas Trans Jogja, Bagus kepada koranbernas.id, Jumat (20/10/2017) sore di sela kesibukan mengatur penumpang saat bus datang.

Menurut Bagus, dijadwalkan dua minggu lagi halte permanen di kawasan Malioboro, khususnya di Pasar Beringharjo sudah bisa digunakan. Pengerjaannya dilakukan maraton atau lembur. Pembenahannya tidak menambah luas halte tetapi lebih menyangkut konstruksi, karena nantinya halte itu akan menggunakan AC.

Baca Juga :  Ratusan PKL Jogja Tak Mau Terseret Politik

Peningkatan halte Malioboro 3 atau Pasar Beringharjo ini dilakukan setelah Dinas Perhubungan selesai melakukan penataan di halte Malioboro 2 atau Halte Kepatihan. Kapan AC akan dipasang, Bagus mengatakan tidak segera setelah halte selesai digarap. Sementara itu masih akan menggunakan kipas angin dulu.

Halte Trans Jogja di kawasan tersebut sejak Jumat pekan lalu dibongkar. Untuk sementara, dibangun halte portabel di sebelah utaranya. Tetapi portabel tersebut tanpa dilengkapi atap. Sehingga bila hujan turun, baik petugas maupun penumpang agak repot juga. Menunggu bus, penumpang bisa duduk di bawah payung besar yang digunakan petugas jaga, meski berdesakan.

“Yang penting bagi kami adalah menyelamatkan mesin transaksi,” kata Roy, awak Trans Jogja.

Baca Juga :  Kirab Budaya Rintisan Desa Budaya Guwosari Disambut Antusias

Jalur Malioboro merupakan jalur padat pengguna Trans Jogja. Beberapa bus yang melintasi Malioboro, di anraranya Jalur 1A, 2A, 3A, ditambah beberapa jalur baru.

Roy mengatakan, selama halte utama dibongkar, terjadi penurunan arus penumpang. Tetapi setelah selesai kelak, pasti arus penumpang yang naik turun di halte Beringharjo pasti akan kembali ramai.

“Cukup banyak, mendekati 50 persen,” katanya. (yve)