Hampir Semua Wilayah Jawa Kekeringan

Kementerian ESDM Atasi Masalah Itu dengan Sumur Bor

87
Peresmian pemanfaatan bantuan sumur bor Desa Merden, Kecamatan Padureso Kebumen, Selasa (28/8/2018) . (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Ribuan warga Desa Merden Kecamatan Padureso kini bisa bernafas lega tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari hari, setelah  memperoleh bantuan sumur bor dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Setiap musim kemarau warga di desa ini sulit mencari air bersih. Sumur bor air tanah itu diresmikan  anggota Komisi XI DPR RI M Romahurmuzy di desa setempat, Selasa (28/08/2018).

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Suhendar, mengatakan Kementerian ESDM sudah membangun 1.782 sumur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sedangkan di Kabupaten Kebumen, program ini sejak 2007 sudah dibangun di 11 titik yang tersebar di 7 kecamatan. “Untuk Desa Merden Kecamatan Padureso dibangun tahun anggaran 2017,” kata Rudy Suhendar.

Sumur bor itu dibuat dengan kedalaman 80 hingga 90 meter. Kapasitasnya 1,2 liter per detik. Sekali pengisian, tandon air bisa menampung sekitar 5.000 liter dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca Juga :  Gusti Yudha pun Turun ke Dusun

Sumur bor yang didirikan di Desa Merden menggunakan tenaga genset untuk menarik air. Daya tampung tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan air bersih bagi 1.800 jiwa.

“Daya tampung tersebut tidak akan membuat air tanah habis. Dalam kondisi kemarau seperti sekarang ini, muka air tanahnya juga akan tetap stabil, kita sudah melakukan survei dan penelitian sebelumnya,”  kata Rudy.

Sumur bor dilengkapi tandon air. (istimewa)

Bantuan sumur bor  lain di  Desa Jemur dan Tanahsari Kecamatan Kebumen, Karangjambu dan Penusupan Kecamatan Sruweng. Kemudian di Desa Candi dan Giripurno Kecamatan Karanganyar, Lumbu Kecamatan Kutowinangun, Kaligubug Kecamatan Padureso, Kalijaya Alian, Desa/Kecamatan Poncowarno.

Tahun anggaran mendatang proyek sejenis untuk dua desa yakni Desa Kemangguan Kecamatan Alian dan Sidototo Kecamatan Padureso.

Baca Juga :  Jabatan Dicopot, Rukamto Melawan

Rudy menambahkan, saat ini hampir semua wilayah di Pulau Jawa mengalami kekeringan.  Karena itu, butuh penanganan yang serius untuk menghadapi musim kemarau.

Kementerian ESDM sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kekeringan di sejumlah daerah, salah satunya pembuatan sumur bor.

Pejabat  Sekretaris Daerhg  Kebumen Mahmud Fauzi menyatakan bantuan sumur bor sangat bermanfaat di Merden dan di beberapa titik masih kesulitan air di musim kemarau.

Dengan banyaknya sumber air, warga akan semakin diuntungkan. “Semakin lengkap, karena desa Merden ini bisa menerima aliran air dari Waduk Wadaslintang, Pamsimas, tadah hujan dan sumur bor,” kata Mahmud Fauzi. (sol)