Harga Cabai Kembali Melambung

147
Aktivitas di Pasar Darurat Delanggu Jalan Pabrik Karung Delanggu. Informasi dari pedagang, harga cabai kembali melambung. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Klaten kembali melambung di penghujung tahun 2017. Kenaikan harga tersebut menyusul sejumlah komoditas lain yang lebih dulu naik.

Informasi yang dihimpun dari pedagang di Pasar Klaten, kenaikan harga cabai sudah terjadi sekitar tiga hari dikarenakan tidak ada barang.

“Kalau kemarin harga cabai Rp 20 ribu per kilogram, sekarang naik Rp 40 ribu per kilogram. Kenaikan sudah terjadi tiga hari lalu,” kata Yanuar, salah seorang pedagang.

Dia menjelaskan naiknya harga cabai dikarenakan tidak adanya barang. Jika selama ini dirinya menjual cabai hasil kebun sendiri maka sekarang ini dibeli dari petani di kawasan Cepogo Boyolali. Sebab tanaman cabai miliknya sudah hampir habis.

Baca Juga :  Desa Sentra Nila Merah di Klaten Kini Miliki Home Stay

Sementara itu di Pasar Delanggu, kenaikan harga cabai dikeluhkan warga. Belajar dari pengalaman yang sudah terjadi kenaikan harga cabai selalu drastic.

“Kalau naik bolehlah karena harga kebutuhan lain sudah naik. Tapi kalau cabai naik biasanya luar biasa dan drastis sekali. Beberapa waktu bahkan sampai Rp 110 ribu per kilogram,” kata Sri Wahyuni warga Desa Gatak Delanggu.

Selain cabai, komoditas yang mengalami kenaikan yakni sayur-sayuran. Seperti wortel misalnya dari Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram dan kentang dari Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 14  ribu per kilogram.

Sedangkan harga bawang merah dan bawang putih relatif normal di kisaran Rp 13 ribu per kilogram (sol)

Baca Juga :  Ribuan Data KTP Ganda Terkunci Tak Bisa Dicetak