Harga Daging Merangkak Naik

93

KORANBERNAS.ID — Harga daging ayam dan daging sapi di pasar tradisional Klaten mengalami kenaikan. Meski tidak signifikan namun mendekati lebaran diperkirakan harganya merangkak naik.

Budiyono, pedagang daging ayam di pasar Klaten mengatakan pada awal-awal puasa harga daging ayam Rp 30 ribu per /kilogram maka sekarang ini naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

“Awal puasa sempat sepi dan saya sempat libur,” kata warga Ngawen Klaten itu saat ditemui di pasar Klaten, Rabu (06/06/2018) pagi.

Pada saat harga daging ayam sudah mencapai Rp 35 ribu per kilogram, diakui omzet penjualan juga sepi. Namun saat ini dirinya bisa menjual 80 kilogram per hari.

Baca Juga :  Desa Lokasi TMMD Diharapkan Makin Maju

Senada diungkapkan Ny Ninuk, pedagang daging sapi. Saat ini harga daging sapi kualitas sedang mencapai Rp 90 ribu per kilogram. “Sebelumnya Rp 85 ribu. Biasanya mendekati lebaran naik,” ujar warga Desa Pluneng Kecamatan Kebonarum itu.

Dalam sehari dirinya menjual daging 25 kilogram dengan asal daging dari Ampel Boyolali. Daging yang dia jual lebih murah bila dibandingkan daging dari Klaten yang menurut dia sudah mencapai Rp 120 ribu per kilogram karena kualitas lebih bagus.

Pedagang daging sapi lainnya, Ny Kemi, warga Klaten Tengah mengatakan dirinya menjual daging dari Klaten dengan harga lebih tinggi dibandingkan daging dari Boyolali.

“Daging dari Boyolali kering sedangkan dari Klaten basah. Harganya juga lebih mahal dibandingkan daging dari Boyolali. Tapi mendekati lebaran nanti pasti naik lagi,” jelas Ny Kemi seraya berkata dirinya menjual daging sapi hanya 15 kilogram per hari. (sol)

Baca Juga :  Pangan Lokal Tidak Harus Berupa Beras