Harga Telur Ayam Naik Sentuh Rp 30 Ribu

203
Peternakan ayam petelur di Temanggung. Akibat pengaruh cuaca produksinya berkurang. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Perubahan cuaca ternyata sangat mempengaruhi produksi peternak ayam petelur maupun penjualannya di pasaran.

Terbukti pada Desember ini harga telur ayam mengalami kenaikan hingga 40 persen. Dari harga sebelumnya Rp 18.000 sampai Rp 19.000 per kilogram, kini menyentuh angka Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogramnya.

“Harga tersebut merupakan harga pasaran yang terjadi pada dua pekan terakhir ini,” kata Rahmat (40), warga Desa Pacelukan Wadas Kecamatan Kandangan Temanggung, Rabu (27/12/2017).

Rahmat selaku peternak ayam dan juga pemasok telur mengakui, turunnya produksi ayam petelur tersebut selain kondisi cuaca, juga  karena adanya serangan penyakit pada ayam.

Pria yang menekuni usahanya selama dua tahun ini juga mengakui, biasanya setiap hari dapat memasok hingga 50 kg, saat ini ia hanya dapat memasok 20 kg saja.

Baca Juga :  Munaslub Partai Golkar Siap Digelar di Yogyakarta

Para pemasok kemudian beralih mengambil telur dari daerah lain, tetapi masih belum menutupi permintaan pasar. Daerah pemasok telur terbesar seperti Blitar dan Sukorejo juga berkurang produksinya.

Rahmat melakukan  antisipasi dengan cara menjaga kualitas pakan ternaknya, dengan langkah ini ia berharap dapat menghasilkan 200 kg per harinya. (sol)