Harus Profesional, Jangan Sampai Tenaga Kerja Kita Dilecehkan

317
Direktur AKK-AKS, Dra Bray Hj Sri Hardani Hadi Kusumo SU bersalaman dengan perwakilan Grand Aston Yogyakarta usai penandatangan nota kesepahaman di hotel setempat, Rabu (14/02/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Tenaga kerja asal Indonesia harus mampu memiliki ketrampilan yang mumpuni dan profesional. Hal itu penting agar mereka tidak mendapatkan perlakuan buruk atau dilecehkan saat bekerja di luar negeri.

“Inilah tugas perguruan tinggi dalam mendidik lulusannya menjadi tenaga kerja yang terampil dan profesional agar memiliki daya saing di tingkat internasional,” ungkap Direktur Akademi Kesejahteraan Sosial AKK Yogyakarta (AKK-AKS), Dra Bray Hj Sri Hardani Hadi Kusumo SU usai penandatangan nota kesepahaman dengan Grand Aston Yogyakarta di hotel setempat, Rabu (14/02/2018).

Profesionalitas lulusan tersebut, menurut Sri Hardani dicapai oleh PT melalui kerjasama dengan berbagai stakeholder. Dicontohkannya, AKS-AKK selama ini menjalin kerjasama dengan sejumlah instansi, baik negeri maupun swasta untuk mengikutkan mahasiswa mereka mengikuti praktek kerja lapangan (PKL).

Baca Juga :  Polisi Tolong Wanita Melahirkan di Bulak Sawah

Pada tahun ini kerjasama dilakukan bersama Grand Aston Yogyakarta bagi mahasiswa Jurusan Tata Boga. Sebanyak dua mahasiswa mereka mengikuti magang kerja ke hotel di kawasan Jalan Urip Sumoharjo tersebut selama tiga bulan.

“Kami menawarkan pada mahasiswa untuk magang kerja dimana untuk kemudian disalurkan agar mereka setelah belajar di kampus bisa praktek di dunia industri secara langsung,” jelasnya.

Selain Aston, kali ini kerjasama dilakukan bersama Diyaning Kebaya. Mahasiwa AKS-AKK Jurusan Tata Busana juga akan mengikuti magang di tempat itu setelah penandatanganan nota kesepahaman.

Sri Hardani optimis, melalui bekal ketrampilan selama berkuliah, lulusan mereka akan mampu terserap ke dunia kerja, baik secara mandiri maupun bekerja di instansi.

Baca Juga :  Tidak Ada Toleransi bagi Bangli yang "Ngeyel"

“Setiap wisuda, lulusan kami selalu terserap ke dunia kerja karena mereka merupakan lulusan yang profesional,” ujarnya.(yve)