Hasto Dukung Realisasi Pelabuhan

149

KORANBERNAS.ID — Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo akan mendukung penuh slogan ‘Optimalisasi Among Tani Dagang Layar’ dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Dirinya akan semakin fokus membuat perencanaan mendukung slogan yang tejntu akan menjadi program tersebut.

“Khusus untuk pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta agar dapat berfungsi, kami mendukung pembangunan pelabuhan agar segera diselesaikan. Juga pengembangannya, supaya masyarakat Kulonprogo secara umum, warga sekitar khususnya mendapat manfaatnya,” ujarnya, Selasa (11/10/2017).

Dikatakan, ketika pelabuhan beroperasi pengetahuan ketrampilan warga harus disiapkan. Baik dalam mengolah hasil tangkapan hingga pemasaran, maupun usaha ikutan lainnya

Hasto menjelaskan, potensi pantai, disamping untuk pelabuhan. Maka lainnya dapat untuk wisata, pertanian hingga untuk tambak. Hal ini akan dikaji secara lebih dalam, apa perlu pembagian wilayah, atau bisa disinergikan semua. Yang jelas penataan harus memperhatikan kaidan lingkungan hidup.

Baca Juga :  Bantuan Ternak yang Tiba-tiba Raib Disoal

“Tambak udang nampaknya disukai di pantai. Namun akan kami kaji, bagaimana menggangu kegiatan yang lainnya atau tidak. Ini akan dituangkan dalam penyempurnaan Perda Tataruang” imbuh Hasto Wardoyo.

Bupati Kulonprogo itu menyatakan, kini tengah memikirkan untuk membangun obyek wisata pantai selain di Glagah. Karena di Glagah lahannya tinggal sedikit digunakan untuk bandara

Yanta (50) salah seorang petambak udang berharap agar tambak yang dikelola mendapat legalitas. Selama ini dalam usaha tambak sering muncul kekhawatiran akan ada tindakan penutupan paksa. Karena tambaknya memang menyalahi aturan sempadan dan tataruang.

Di Bugel Panjatan, usaha tambak udang terjadi pro dan kontra. Yang pro menyewakan lahannya untuk dibuat tambak, juga menjadi tenaga kerja. Namun yang kontra bahkan ada yang melakukan aksi penutupan paksa, dengan alasan mengganggu lingkungan. (yve)

Baca Juga :  Teteg Sentolo Tak Lagi Akibatkan Kecelakaan