Heboh Mayat Bayi di Tumpukan Sampah

186
Bhabinkamtibmas Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan Bantul Bripka One Novurtadi melihat mayat bayi  terbungkus kain  jarit yang dibuang di TPTS Piyungan Dusun Ngablak Desa Sitimulyo, Jumat (04/05/2018) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki lengkap dengan tali pusar ditemukan pemulung di Tempat Pembuangan Sampah terpadu (TPST) Piyungan yang berlokasi di Dusun Ngablak Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan Bantul, Jumat (4/05/2018) siang.

Sontak kejadian tersebut menjadikan suasana di seputaran TPST menjadi heboh.

Informasi yang diumpulkan koranbernas.id, pemulung bernama Sartono (50) warga Wonosari Gunungkidul saat memulung menemukan bungkusan kaos warna hitam.

Dia segera mendekati bungkusan tersebut dan membukanya. Betapa kaget ketika bungkusan itu dibuka isinya sesosok mayat  bayi. Segera dia memberitahu pemulung lain dan warga sekitar serta aparat kepolisian.

“Saya kira bungkusan apa, ketika saya buka isinya bayi. Saya kaget sekali. Kondisi bayi saat ditemukan sudah meninggal,” kata Sartono.

Baca Juga :  Penjabat Sekda Temanggung Diminta Hati-hati

Atas laporan tersebut Polsek Piyungan berkoordinasi dengan dokter Puskesmas dan Identifikasi Polres Bantul untuk mendatangi TKP dipimpin Ipda Sutono Wibowo dan dokter Akbar dari Puskesmas Piyungan.

Dari hasil pemeriksaan, diperkirakan bayi itu meninggal 24 jam sebelum ditemukan. Bayi diperkirakan usia 37 minggu, tinggi 50 sentimeter lingkar kepala 35 sentimeter dan berat bayi 3,7 kilogram.

Mayat bayi selanjutnya dimakamkan di makam umum Dusun Ngablak dengan penanggung jawab Kasi TPST Piyungan, Sarjani. (sol)