Help Desk Angkasa Pura Dengar Suara Sekecil Apapun

140
Bupati Hasto Wardoyo bersama Ketua DPRD Akhid Nuryati dan Agus Pandu Purnama meninjau Help Desk PT Angkasa Pura. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID —  PT Angkasa Pura Senin (05/02/2018) membuka Help Desk atau Pusat Layanan Informasi bagi warga masyarakat terdampak bandara di Palihan Temon Kulonprogo.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo berharap Help Desk dapat menjawab berbagai persoalan dan pertanyaan masyarakat yang selama ini muncul. Desk ini siap bila harus ada diskusi dan kemudian memunculkan solusi.

“Suara masyarakat sekecil apapun harus didengarkan. Tidak boleh ada yang diremehkan. Empati menjadi bagian penting dalam mengurai persoalan krusial,” kata Hasto.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy W Suradji,  menyampaikan Help Desk lebih mengintensifkan komunikasi antara PT AP  dengan masyarakat. Media ini dibuat bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo.

“Sebagai pemrakarsa pembangunan bandara ini, kami sejak awal berupaya mengedepankan aspek komunikasi dan dialog kepada pihak-pihak  terkait. Dan hari ini, kami lebih memaksimalkan pendekatan komunikasi dan membuka saluran informasi terkait dengan warga terdampak,” kata  Devy W Suradji.

Fungsi Help Desk juga untuk menjawab dan memberikan penjelasan terkait lapangan kerja dan potensi usaha di Bandara Internasional Yogyakarta nantinya.

Help Desk ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang prosedur dan proses konsinyasi pembayaran ganti kerugian serta mengawal pemenuhan hak-hak warga terdampak, sehingga akan terbuka ruang dialog antara warga dengan Angkasa Pura I, Pemkab Kulonprogo, BPN, kontraktor pembangunan, maupun pihak terkait lainnya,” kata Devy.

Peluang usaha

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, menyatakan  peningkatan kualitas SDM  sangat diperlukan menyongsong bandara sejak konstruksi hingga beroperasi.

Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo ini memiliki cita-cita  meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat DIY khususnya Kulonprogo.

Bandara yang pada pembangunan tahap pertama akan memiliki kapasitas 14 juta penumpang per tahun ini dipastikan akan membuka kesempatan kerja dan kesempatan berusaha bagi ribuan masyarakat.

Masyarakat bisa berusaha di dalam bandara yang berkaitan dengan operasional bandara, maupun yang tidak secara langsung berhubungan dengan operasional bandara.

Untuk meningkatkan kualitas SDM dan meningkatkan kemampuan warga menyongsong peluang kerja dan peluang usaha tersebut, Angkasa Pura I memberikan program pelatihan kewirausahaan dan pelatihan keterampilan.

Help Desk bertujuan sebagai penyambung komunikasi kepada masyarakat terkait dengan informasi peluang kerja dan peluang usaha. Diharapkan masyarakat semakin paham dan memililiki pemahaman bersama mengenai keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta,” ujarPandu.

Mekanisme pelayanan Help Desk ini mengusung konsep pelayanan terpadu satu pintu. Seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) memiliki petugas perwakilan di sini.

Alur pelayanan ini mekanismenya dimulai dari warga pemohon yang datang akan dibantu oleh petugas Help Desk. Petugas akan mencatat identitas dan informasi si pemohon.

“Kemudian, informasi yang diinginkan akan diteruskan ke pihak-pihak terkait berdasarkan kebutuhan informasinya,” rinci Pandu. (sol)