Hewan Sakit Mata Kok Dijual

271
Pasar hewan di Siyono Desa Logandeng Kecamatan Playen menjelang Idul Adha ini banyak menyediakan ternak kurban. (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID Tim gabungan meliputi Satpol PP DIY, Dinas Pertanian DIY serta Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, menemukan hewan kurban jenis kambing dalam kondisi sakit, namun tetap dijual untuk hewan kurban.

Tim gabungan yang melakukan pantauan hewan kurban di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Paliyan, menemukan satu ekor kambing yang menderita sakit mata. “Dengan masalah ini petugas kesehatan hewan segera mengobati kambing yang terkena penyakit mata.  Jika tidak segera diobati, penyakit mata tersebut dapat menular ke kambing-kambing yang lain,” kata Suseno Budi,  Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul kepada wartawan, Jumat (18/08/2017).

Meski sudah diberikan obat, namun pihaknya meminta agar kambing yang sakit tersebut dipisahkan dan tidak boleh dijual, untuk kepentingan hewan kurban. “Sesuai aturan agama, hewan kurban yang disembelih kondisinya harus sehat dan tidak boleh cacat,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengakui kejadian ini dan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan sidak di pasar hewan, termasuk tempat penampungan hewan kurban, agar hewan kurban yang nantinya disembelih benar-benar sehat. (st aryono)