Hindari Penipuan, Disnaker Perketat Izin Lembaga Pelatihan Kerja

180

KORANBERNAS.ID — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman mulai memperketat pemberian izin bagi lembaga pelatihan kerja, guna menjamin kualitas angkatan kerja.

“Kami melakukan pengendalian dari sisi perizinan terhadap lembaga pelatihan kerja, untuk menjaga kualitas lulusannya serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan semisal penipuan,” kata Drs Untoro Budiharjo, Kepala Disnaker Kabupaten Sleman, Senin (19/02/2018), di kantornya.

Disnaker juga melakukan uji kompetensi terhadap lembaga penyelenggara pelatihan kerja, untuk memberikan jaminan bagi peserta pelatihan memperoleh pendidikan berkualitas.

“Bagi lulusannya juga dilakukan uji kompetensi untuk standar lulusan, karena industri juga memiliki standar tenaga kerja,” kata Untoro.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesempatan kerja maupun daya saing bagi angkatan kerja. Jika kualitas lulusan bagus maka kesempatan kerja lebih terbuka karena mereka mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar Sleman.

Baca Juga :  Pahami Ajaran Agama Secara Utuh

Untoro mengatakan, pihaknya juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi angkatan kerja, namun karena animo masyarakat begitu besar maka tidak semua bisa tertampung karena keterbatasan instruktur.

“Peminat pelatihan kerja di Disnaker Sleman sangat membeludak, kami harus melakukan seleksi. Bagi mereka yang belum tertampung bisa mengikuti pelatihan di lembaga pelatihan kerja yang ada,” tutur Untoro.

Peminat pelatihan kerja di Disnaker Sleman selama ini didominasi sektor tata boga dan tata busana maupun otomotif sepeda motor.

“Ada juga yang berminat di bidang teknik industri, las, membatik. Untuk pelatihan ini kami mendapat anggaran sebesar Rp 2 miliar dari APBD Sleman dan Rp 1,9 miliar dari APBN,” kata Untoro. (sol)

Baca Juga :  Pemda DIY Ajak Masyarakat Bersihkan Material Sisa Banjir