Honorer Minta Jadi CPNS, Ini Jawaban Bupati

317
Pengurus Forum Honorer (FH) K2 1 Kabupaten Sleman dipimpin Eka Pujianta audiensi dengan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pengurus Forum Honorer (FH) K2 1 Kabupaten Sleman dipimpin Eka Pujianta, Senin (12/02/2018), audensi dengan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI.

Ikut mendampingi Bupati Sleman  antara lain Asisten Administrasi Umum Arif Haryono SH, Kepala BKPP Suyono SH MHum, Kepala BKAD Harda Kiswoya SE MSi, Kepala Dinas Pendidikan  Dra Sri Wantini MPd.

Sedangkan Eka Pujianta didampingi beberapa pengurus forum dari Honorer K2 guru serta honorer dari beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Sleman.

Beberapa hal yang disampaikan antara lain tuntutan para honorer kategori K2 diangkat menjadi CPNS yang jumlahnya mencapai 679 di Kabupaten Sleman. Mereka tersebar di beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan kebanyakan sebagai guru.

Menanggapi tuntutan ini Sri Purnomo menyampaikan  CPNS merupakan kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah tidak punya kewenangan mengangkat tenaga honorer menjadi CPNS.

Pengangkatan dari honorer K2 menjadi CPNS tentu harus sesuai ketentuan yang berlaku. Undang-undang ASN harus direvisi dahulu dan itu menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kalau undang-undangnya sudah direvisi dan memungkinkan untuk pengangkatan dari tenaga honorer K2 menjadi CPNS tentu akan dilakukan,” kata bupati.

Namun demikian, pengangkatan CPNS ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi salah satunya batasan usia. Satu syarat saja tidak terpenuhi kemungkinan tidak bisa diangkat.

Sri Purnomo mengajak tenaga honorer K2 berdoa agar undang-undang ASN segera direvisi, sehingga honorer kategori K2 bisa segera diangkat menjadi CPNS. “Sekali lagi kewenangan pengangkatan ada di pemerintah pusat,” tegasnya. (sol)