Hujan Deras, Longsor Terjadi di Delapan Lokasi

199
Rumah warga di Banjaran RT/RW 48/17 Giripurwo Girimulyo tertimbun tanah longsor, akibat hujan deras yang terjadi Rabu (20/12/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Hujan deras yang mengguyur wilayah DIY, Rabu (20/12/2017) sore hingga malam hari, mengakibatkan bencana tanah longsor di delapan lokasi wilayah Kabupaten Kulonprogo.

Sejumlah rumah warga serta infrastruktur jalan mengalami kerusakan akibat bencana alam itu. Dua lokasi lainnya terkena bencana banjir dan retakan tanah.

Berdasarkan data dari pemerintah setempat, wilayah yang terkena longsor antara lain di Gondangan RT 52/25 Sidomulyo Pengasih. Material longsor mengenai dapur rumah Slamet.

Longsor di Dusun Kluwih RT 65/31 Pendoworejo Girimulyo mengakibatkan dinding rumah milik Karso Paimin jebol 2 meter persegi.

Di dusun yang sama tepatnya RT 69/33 Pendoworejo Girimulyo, material longsor mengenai rumah Sadiman hingga roboh. Sedangkan di Watubelah RT 46/23 Sidomulyo longsor yang terjadi di depan rumah Atmorejo menutup akses jalan desa.

Satu lokasi mengalami banjir yaitu di SMPN 4 Samigaluh hingga pagar sekolah jebol. Berikutnya, longsor di Banjaran RT/RW 48/17 Giripurwo Girimulyo mengakibatkan tembok rumah Mbah Surip (88) tertimbun.

Sementara tanah longsor di Kluwih RT RW 68/32 Pendoworejo Girimulyo menutup akses jalan kabupaten antara Pendoworejo dengan kecamatan. Satu lagi, tanah longsor di Pendoworejo Girimulyo mengenai atap rumah Ny Kodirah.

Dilaporkan, terjadi pula retakan tanah di Klepu Banjararum Kalibawang. Akibatnya warga mengungsi di SD Klepu. Tanah longsor di Pagutan RT/RW 41/20 Purwoharjo Samigaluh sepanjang 15 meter dengan ketinggian  25 meter mengancam rumah Supriyono dan Alan Suprapto.

Menanggapi bencana alam yang terjadi di wilayah Kulonprogo utara itu, pimpinan Komisi A DPRD DIY, Sukarman, mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat maupun BPBD DIY yang telah melakukan tindakan-tindakan atas bencana alam yang terjadi.

Selain mendata kerugian akibat bencana tersebut, anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) daerah pemilihan (dapil) Kulonprogo ini juga meminta Pemda DIY memikirkan langkah-langkah ke depan terkait bantuan rehabilitasi rumah korban maupun infrastruktur yang rusak. (sol)