Ibu, Belanja Keperluan Anak Tak Harus Membosankan

136
Para ibu melihat beragam produk di Mother Care & ELC, Hartono Mall, Kamis (13/09/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbenas.id)

KORANBERNAS.ID — Belanja tak selalu menyenangkan, terutama bagi ibu yang baru melahirkan atau memiliki bayi. Aktivitas baru yang berat dalam merawat bayi dan membuat ibu mengalami baby blues pun jadang membuat malas belanja barang-barang keperluan bayi.

“Persoalan ini yang perlu jadi perhatian keluarga untuk memberikan support system bagi ibu menyiapkan barang-barang keperluan bayi dengan nyaman dan menyenangkan. Mother care memperlakukan ibu laiknya teman atau sahabat dalam memilih barang keperluan anak yang mereka inginkan,” ungkap Abi Shihab, Marketing and Communication Manager Mother Care & Early Learning Centre (ELC) disela pembukaan gerai baru di Hartono Mall, Kamis (14/09/2018).

Dengan bantuan store assistant yang komunikatif dalam memberikan nasehat, ibu bisa mencari seluruh kebutuhan menyusui, makan hingga fashion bagi bayi dan balita dengan nyaman dalam konsep one stop shooping. Bantuan tersebut akan membuat psikologis ibu jadi membaik dan lebih nyaman dengan kondisi barunya memiliki bayi.

Baca Juga :  Sleman Serius Perangi “Penjajah” Tanpa Batas

“Apalagi ada service center sehingga para ibu bisa meminta klaim atau perbaikan produk-produk yang mereka beli bila tak sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Abi menambahkan, Mother Care & ELC yang ada di 14 kota coba memberikan alternatif beragam produk bayi dan balita dibawah 7 tahun secara lengkap. Di gerai bernuansa ceria, hangat dan cozy tersebut, para ibu bebas masuk membawa kereta bayi ke toko seluas 500 meter persegi. Dengan demikian mereka bisa mengawasi anak-anaknya sembari berbelanja.

“Kami juga menyediakan ruang menyusui dan booth kamar bayi yang bisa jadi contoh ibu-ibu dalam mendekorasi kamar anak mereka,” ungkapnya.

Ditambahkan Febby A Trisakti, Public Relations Executive Marketing and Brand Strategy Mother Care & ELC, mereka menyediakan lebih dari 100 mainan edukatif yang terstandar internasional. Mainan asal Inggris tersebut didesain membantu proses tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  SMK pun Bisa Raih Nilai UN Sempurna

“Dengan mainan edukatif maka anak-anak bisa mengeksplor bakat dan minatnya sembari mengembangkan berbagai kemampuan penting seperti motorik, sensori, kreativitas serta kemampuan sosial,” imbuhnya.(yve)