Ibu-ibu Peroleh Layanan KB Gratis

170
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes melakukan pemasangan IUD dan implan pada peserta KB, Senin (09/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Dalam rangka memperingati hari jadi ke-102, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas P3AP2KB bekerja sama dengan BKKBN DIY dan Rumah Sakit Mitra Paramedika menyelenggarakan Bakti Sosial Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Senin (09/04/2018), di RS Mitra Paramedika Ngemplak Sleman.

Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, dr Mafilindati Nuraini MKes menjelaskan MKJP yang diberikan pada bakti sosial tersebut yaitu pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implan.

Menurut Linda, MKJP berupa IUD dan implan relatif aman digunakan. IUD dapat digunakan hingga 8 tahun dan implan 3 tahun.

“Kegiatan tersebut diikuti 75 ibu-ibu, 60 orang memasang IUD dan 15 implan. Dalam kegiatan itu juga dilakukan papsmear untuk deteksi dini kanker leher rahim,” kata Linda.

Baca Juga :  Semua Harus Tertib Gunakan Helm

Melalui pelayanan KB gratis, HUT Kabupaten Sleman dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, juga dapat meningkatkan pencapaian program Keluarga Berancana.

“Tahun lalu program Keluarga Berencana di Kabupaten Sleman sudah mencapai 75 persen dan ditargetkan tercapai 79 persen tahun 2021,” tambah Linda.

Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes yang turut serta melakukan pemasangan IUD dan implan pada peserta menyampaikan, partisipasi masyarakat menggunakan alat kontrasepsi dapat mendukung program pemerintah mensukseskan program KB.

”KB itu kebutuhan bukan kewajiban. Dengan KB dapat membantu pemerintah mengendalikan laju pertumbuhan penduduk,” jelasnya.

Dia  mengimbau masyarakat khususnya kaum perempuan menjaga kesehatan reproduksinya dengan melakukan IVA test dan papsmear.

Baca Juga :  Ini Cara Anak-anak Sambut Ramadan Ramah Lingkungan

Hal tersebut dibutuhkan untuk deteksi dini mengetahui ada tidaknya penyakit kanker rahim. (sol)