Ikapakci 84 Angkat Difabel Kebumen Jadi Anak Asuh

493
Bakti sosial Ikapakci 84 di SLB Manunggal, Gombong, Kabupaten Kebumen, Minggu (15/10/2017). (istimewa)

KORANBERNAS, ID–Berangkat dari keinginan berbagi dengan sesama, Ikatan Alumni SMA 8 Jogja tahun 84 (Ikapakci 84),   rutin menggelar berbagai kegiatan bakti sosial. Tahun ini yang menjadi sasaran, Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Manunggal Gombong, Kabupaten Kebumen.

Kegiatan yang diadakan Minggu (15/10/2017) di SLB tersebut, ada lima siswa sekolah tersebut yang diangkat sebagai anak asuh oleh paguyuban. Selama setahun mereka akan mendapat bantuan biaya sekolah. Selain itu mendapatkan pendampingan lain.

Bakti sosial dihadiri Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, guru dan Pengurus Yayasan Putra Manunggal serta siswa dan wali murid.

Ketua Panitia Pelaksana Sigit A. Susilo menjelaskan, selain mengangkat anak asuh difabel, paguyuban Ikapakci 84, juga memberikan bantuan pengobatan gratis, pembagian alat tulis, sembako serta uang tunai. Bantuan itu diharapkan dapat membantu pengelolaan SLB Putra Manunggal.

Baca Juga :  Dana CSR Bisa untuk Tanggap Darurat Bencana

“Dalam pengobatan gratis kami melibatkan beberapa dokter umum, dokter gigi, serta dokter spesialis. Kami juga sediakan berbagai obat dan vitamin,” kata Sigit.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Program Anak Asuh, setiap tahun akan diadakan evaluasi. Program bantuan yang berjalan, sehingga dapat ditentukan tindak lanjut yang tepat.

Ketua Paguyuban Ikapakci 84, Kombes Sutrisno Untoro, kegiatan ini sudah menjadi tekad paguyuban untuk mengisi momen reuni dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semboyan kami adalah Guyub Tur Migunani, Rukun dan Bermanfaat. Karena itu teman-teman di tengah kesibukannya di berbagai kota selalu mampu meluangkan waktu, tenaga dan materi untuk menyukseskan program sosial paguyuban,” jelas pamen POLRI yang juga aktif di Ikatan Apoteker Indonesia ini.

Baca Juga :  Perajin Genteng Curhat ke Gubernur

Ikapakci 84 telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa  Yogyakarta. Kegitan di Gunungkidul, diantaranya memberikan bantuan peralatan kepada pedagang kecil dan penjual jamu gendong, bantuan dana bergulir yang masih berjalan hingga  sekarang.

Anggota paguyuban juga berkesempatan menikmati wisata di seputaran kota Gombong, seperti Benteng Van der Wijck, Waduk Sempor dan Roemah Martha Tilaar. Harapannya peserta paguyuban dapat ikut mempromosikan potensi wisata Kebumen ke masyarakat luas. (SM)