Indahnya Patung Jathilan Mandi Cahaya

1531
Patung pemain jathilan menghiasi Taman Paseban yang diresmikan Bupati Bantul, H Suharsono, Rabu (30/8/2017) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Bantul Drs H Suharsono meresmikan dua patung jathilan di Taman Paseban, Rabu (30/08/2017) malam. Peresmian  yang  dihadiri Dirut Bank BPD DIY Bambang Setiawan, Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi SIK MM, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya itu  ditandai pembukaan slubung penutup patung karya seniman Dr Timbul Raharjo asal Kasongan.

Sebelum selubung dibuka, ditampilkan tari jathilan oleh puluhan siswa secara atraktif di panggung yang berlokasi di antara dua patung berwarna emas dengan tinggi 4 meter  dan lebar 1,5 meter tersebut.

Begitu diresmikan, patung jathilan terlihat sangat menawan, berdiri kokoh  menghias Taman Paseban yang juga belum lama dibangun tepat di jantung Kota Bantul.

Temaram gelap malam, menambah daya eksotika patung yang tampak bermandi cahaya disinari lampu dari arah bawahnya sehingga tampak semburat kuning sungguh elok dilihat mata. Patung itu merupakan sumbangan program Corporate Social Responsibility (CRS) Bank BPD DIY senilai Rp 100 juta.

Baca Juga :  Terima Sertifikat ISO, Disdukcapil Bantul Dorong Layanan Prima

“Saya berharap adanya ikon patung jatilan ini menambah daya tarik
masyarat berkunjung ke Bantul,” kata Bupati.

Pihaknya ingin menjadikan Jathilan sebagai  ikon seni di Bantul. “Umpama kita pergi ke luar daerah dan  ketemu orang, ditanya dari mana asalnya dan jawab Bantul, orang akan langsung ingat seni
Jathilan, pinter njathil,” kata Bupati.

Seni warisan leluhur  tersebut harus tetap dilestarikan dan diuri-uri termasuk regenerasinya dengan melibatkan generasi muda. Maka salah satu cara mengingatkan seni jathilan, juga dengan membangun patung di taman yang banyak dikunjungi orang.

Sementara Sekda Bantul, Drs Riyantono MSi mengatakan kegiatan
peresmian patung  dibarengkan dengan pembubaran panitia HUT RI ke-72 Kabupaten Bantul.

Baca Juga :  Ibu Hamil Boleh Naik Pesawat. Apa Syaratnya?

“Banyak kegiatan yang telah dilakukan, mulai upacara detik-detik
Proklamasi, kirab atau pawai hingga malam hari ini peresmian patung jathilan. Semua berjalan lancar,” kata Sekda yang juga ketua panitia.

Sedangkan Bambang Setiawan mengatakan mendukung kegiatan
pendidikan dan pengembangan seni budaya. Maka malam itu mereka juga menyerahkan bantuan beasiswa bagi anak  SMA/SMK di Bantul senilai Rp 48,75 juta.

“Untuk keberadaan patung ini saya harap menambah daya tarik dan bisa jadi  lokasi selfi dan mampu viral di media sosial (medsos). Karena memang ketika viral, sehingga orang penasaran untuk datang. Ini bisa menambah daya tarik wisata di Kabupaten Bantul,” katanya.

Apalagi sebelumnya Bantul sudah mendunia saat puncak  pinus Becici Dlingo didatangi Presiden ke-44 AS Barach Obama beberapa waktu lalu.  (sari wijaya)