Indahnya Toleransi, Pemuda Lintas Agama Baca Kitab Suci

184
Pemuda perwakilan dari lima agama membacakan kita suci di ISI Yogyakarta dalam acara “Gerakan Pemuda Membaca Kita Suci” yang digelar Kemenpora RI, Minggu (3/12/2017).(sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Perwakilan lima agama membaca kita suci masing-masing dalam acara “Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci” yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Minggu (3/12/2017). Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Pemetaaan dan Penelusuran Iptek Kemenpora RI, Supadi Msi,Kasie Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, H Sudadi MT dan juga ratusan pemuda lintas agama se Bantul.

Secara bergantian perwakilan pemuda dari lintas agama membaca kitab masing-masing yakni agama Budha (kita Wedha) dibacakan Sukarni dan Murtana,Kitab Tripitaka umat Hindu dibacakan Kadek Dwi Jayanti,kitab Injil umat Kristen oleh Edy Kristanto, kitab injil Katolik oleh Yohanes Yuka Krisdianta dan Alquran kitab suci umat Islam oleh Mahfud Jauhari.

Baca Juga :  Jamaah  Aisyiyah Kota Yogyakarta Berada di Mina

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kecintaan para pemuda terhadap kita suci masing-masing. Juga untuk membaur antara pemuda agama satu dengan lainnya,” kata Supadi.

Diharapkan dengan pembauran itu akan tercipta kerukunan sebagai modal pembangunan bangsa dan negara ini. Kegiatan pemuda membaca kita suci dilaksanakan di semua provinsi secara bergiliran di tanah air. Untuk satu provinsi satu titik, dan DIY titik kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Bantul.

“Ini adalah tahun pertama dan tentu kami akan lakukan evaluasi pada pelaksanaan tahun pertama ini,” imbuhnya.

Di tempat berbeda juga digelar kirab pemuda perwakilan se tanah air.

“Untuk satu provinsi diwakili satu pasang. Mereka berkeliling dari provinsi satu ke provinsi yang lain. Dan saat ini sedang singgah di Bantul,” katanya.

Baca Juga :  Tak Kelar, Proyek Taman Air Mancur Ini Dibatalkan

Medangkan Sudadi mengatakan untuk Kabupaten Bantul kegiatan “Pemuda Membaca Kita Suci” diikuti 600 pemuda (16 tahun-30 tahun) dari berbagai latar belakang baik pelajar, mahasiswa , organisasi pemuda, pesantren dan lainnya.

“Kami gandeng FKUB untuk kegiatan hari ini,” jelasnya. (yve)