Ingat, Pramuka Era Digital Harus Aktif

772
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI mengukuhkan Pramuka Garuda tahun 2017, Senin (14/08/2017), di Lapangan Ronggo Kalasan. (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Anggota Pramuka di era digital dituntut harus aktif dan memiliki spirit baru. Artinya, di media sosial atau dunia nyata  lebih terasa kehadirannya, bukan sekadar untuk dirinya tapi juga masyarakat yang lebih luas.

Hal itu disampaikan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI saat menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Pramuka ke-56 tahun 2017 tingkat Kabupaten Sleman di Lapangan Ronggo Kalasan, Senin (14/08/2017). Hadir antara lain Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satriya SIK.

“Menyikapi pesatnya media sosial,  Gerakan Pramuka memiliki tagline Setiap Pramuka adalah Kantor Berita. Artinya, anggota pramuka harus lebih aktif, produktif dan kreatif menyuarakan atau mengabarkan keadaan di sekitarnya,” kata bupati membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Pramuka  tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi produsen. Selain memberitakan informasi  di media sosial, Pramuka juga merespons  dan menolongnya di tempat.

Menurut dia, Gerakan Pramuka merupakan garda terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Darma Pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan Pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku. Gerakan Pramuka merupakan  penyatuan dari 60 organisasi kepanduan.

Sesuai tema Hari Pramuka ke-56 tahun 2017  bekerja untuk kaum muda, mewariskan yang terbaik bagi bangsa, mengindikasikan Pramuka tetap konsisten dan fokus mendidik kaum muda menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya.

Pada kesempatan itu Bupati Sleman mengukuhan Pramuka Garuda tahun 2017 yang ditandai penyematan Satya Lancana. Pramuka Garuda yang dilantik untuk golongan Siaga adalah Rizky Alvi Dwi Rahayu, Azelin Azzahra PS, Maulya Allys Myarjati R, Gendis Sabilla dan Vania Bunga Revisca, semuanya dari SDN Mlati 2.

Sedangkan golongan Penggalang terdiri dari Aan Adi Wirawan dari SMPN 4 Pakem, Afindra Yosha Dwiky Putra dari SMPN 4 Pakem, Muhammad Azid Fadhil Nabhani dari SMPN 4 Pakem, Rahmat Syaiful Sidik dari SMPN 2 Ngaglik, Fatmawati Aisyah Azzahra Sarwana dari SMPN 1 Tempel, Novita Wulandari dari SMPN 2 Ngaglik dan  Nida Rachma Saukilmuna dari SMPN 2 Ngaglik. Golongan Penegak atas nama Panji Muliya dari SMKN 1 Seyegan. (bid jalasutra)