Ingin Menikmati Landscape Menoreh ? Datang Saja ke Bukit Widosari

335
Pengunjung berfoto di wisata Bukit Widosariak di pedukuhan Tritis Desa Ngargosari Samigaluh, Kulonprogo, Rabu (21/02/2018). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kulonprogo semakin kaya akan spot wisata baru. Mulai dari alam perbukitan Menoreh yang indah dengan panorama indah air terjun gua hingga bukit dan lembah yang unik.

Salah satu spot yang baru dan layak untuk didatangani saat ini adalah Bukit Widosari. Bukit unik ini terletak di pedukuhan Tritis Desa Ngargosari Samigaluh.

Keunikan bentuk bukit Widosari karena bentuknya yang menjulang tinggi mirip sebuah tower, ada yang mengatakan seperti raksasa yang berdiri diantara bukit dan hijaunya kebun teh. Di ketinggian 900 m.dpl, udara sejuk selalu menyelimuti daerah Tritis Ngargosari tersebut dan membuat orang krasan berkunjung ditempat.

“Pada awal 2015 lalu warga mulai menggarapnya. Semula karena melihat banyak orang luar desa suka mendaki puncak bukit untuk menikmati pemandangan alam dari atas bukit. Sehingga kemudian dibuat trap tangga agar mudah orang mendaki bukit,” ujar Siswadi (52), warga setempat, Rabu (21/02/2018).

Baca Juga :  Keluarga Harus Berperan Aktif dalam Pendidikan

Upaya tersebut kemudian mendapat bantuan Pemda berupa dana pembangunan sebesar Rp 450juta. Dana tersebut digunakan warga untuk membuat jalan menuju bukit dan membuat trap tangga yang melingkari bukit hingga puncak.

Juga membangun gardu pandang dan gasebo beratap di puncak. Dengan fasilitas tersebut maka pengunjung menjadi kian banyak.

“Yang banyak pengunjung itu pada hari Sabtu atau Minggu dan hari libur lainnya, jelasnya ujar Siswadi.

Untuk hari hari tersebut memang baru sekitar 300 hingga 500 orang perharinya. Namun pada long weekend lebih banyak wisatawan yang datang.

Sementara Yohana (21), salah seorang pengunjung bukit Widosari menilai obyek wisata ini sangat menarik. Tempatnya bersih akses menuju puncak bukit cukup mudah.

Baca Juga :  Bukit Karang Bentengi Gunungkidul dari Ancaman Tsunami

“Tangga beton ini memudahkan kita naik keatas dan aman. Saya sama anak saya tidak sulit naik puncak setinggi 100 meter ini. Dan pandangannya diatas sangat bagus sangat luas. Ini seperti diatas awan,” katanya

Yang perlu dibenahi agar pengunjung ramai menurut Yohana adalah jalan aspal menuju lokasi. Sebab di sepanjang jalan tersebut aspalnya sudah pada lepas dan jalan relatif sempit. Sehingga pengguna jalan harus hati hati. (yve)