Ingin Nglathak ke Utara ? Mampir Saja ke Pak Je 2

399
Sate Klathak Pak Je 2 di Blunyah Gede (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sate klathak jadi salah satu ikon kuliner di Yogyakarta, terutama di Bantul. Namun saat ini, tak perlu jauh-jauh ke selatan untuk bisa nglatak menikmati sate kambing.

Untuk bisa nglathak, Anda bisa ke arah utara Tugu Jogja ke arah Monumen Jogja Kembali. Adalah pengusaha muda, Agus Bambang Gunawan, yang menyajikan klathak ke utara Tugu Jogja, tepatnya di Blunyah Gedhe, sebelah RS Sakinah Idaman

Laiknya klathak, warung tersebut juga menyajikan sate kambing dengan bumbu garam dan bawang putih tersebut.

“Saya hanya ingin agar para penikmat sate klathak tak usah jauh-jauh ke selatan atau ke tenggara kota. Cukup ke sini,” ujarnya, Rabu (28/03/2018).

Pecinta sate klathak bisa menikmati sate serta olahan daging kambing muda lainnya dengan citarasa yang sama persis dengan yang di Imogiri. Citarasa di warungnya sama atau bahkan lebih enak dari yang di Imogiri karena ia memang memboyong ‘chef’ yang sudah bertahun-tahun menjadi juru masak di warung klathak ‘Pak Je Je’ yang selama ini buka di perempatan Jombor, Sleman.

Karena itu, warungnya ia namai ‘Sate Klathak Pak Je 2’. Sama seperti warung klathak lainnya, dia menyediakan aneka menu olahan daging kambing muda. Warung Sate Klathak Pak Je 2 buka setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB. Kecuali Jumat buka pukul 13.00 – 22.00 WIB

“Mulai dari sate klathak, sate goreng, gulai kambing, tongseng daging, tongseng kepala, kicik, thengkleng, hingga nasi goreng kambing,” jelasnya.

Warung Sate Klatak Pak Je 2 di Blunyah Gede (yvesta putu sastrosoendjojo/koranberas.id)

Yang menarik, Gunawan yang juga memiliki usaha cuci mobil dan sepedamotor, itu sengaja memoles bangunan limasan lawasan dengan gebyog atau dinding kayu untuk difungsikan sebagai warung klathaknya. Sehingga suasana pun menjadi adem dan pengunjung pun akan nyaman saat menyantap aneka olahan daging kambing muda.

Juru masak, Iwan mengungkapkan kepuasan pengunjung menjadi yang utama. Mereka menjaga kualitas rasa dengan memasak daging segar.

“Daging yang tidak habis hari ini, tidak kami masak lagi. Jadi, setiap hari pasti kami menggunakn daging baru yang masih segar,” ungkapnya.(yve)