Ingin Selfie 3 Dimensi? Datanglah ke Sedayu

904
Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin foto di lukisan 3 Dimensi yang berada di halaman Kecamatan Sedayu,Rabu (7/2/2018) siang. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bagi penggemar selfie atau swafoto ataupun mereka yang hobi berfoto ria, kini ada spot bagus untuk dicoba. Lokasinya berada di halaman Kecamatan Sedayu berupa lukisan 3 Dimensi karya seniman Surahman Mandho. Lukisan ini digarap sejak semingggu lalu, dan sudah sampai tahap finishing. Kendati belum sempurna 100 persen, sudah banyak orang yang melintas ataupun yang sedang mengurus surat ke kecamatan menyempatkan ‘cekrek’cekrek’ di lokasi dan banyak yang meng aplod ke media sosial.

“Saya menggambar ini sudah seminggu dan sebentar lagi selesai. Karena sekarang sudah tahap finishing,”kata Surahman Mando kepada koranbernas.id di lokasi, Rabu (07/02/2018).

Untuk ide lukisan berupa sungai lengkap dengan jembatan kayu,bebatuan dan ikan-ikan indah merupakan hasil diskusi dengan Camat Sedayu, Drs Fauzan Mu’arifin.

Untuk mengerjakan lukisan dengan ukuran 5 meter x 15 meter, alumnis SMSR angkatan 1999 tersebut menghabiskan cat 20 kilogram. Cat dipilih yang kualitas bagus, karena lukisan itu bersifat out door sehingga terkena hujan dan panas.

Baca Juga :  Ingin Menikmati Landscape Menoreh ? Datang Saja ke Bukit Widosari

“Untuk teknik lukisnya sama dengan melukis diatas kertas atau kanvas. Hanya perlu sentuhan khusus, atau trik lukis agar saat dilihat seperti ‘hidup’,”kata Mando yang sering melukis pesanan di kota-kota besar tanah air tersebut.

Pria yang tinggal di Pereng Wetan, Desa Argorejo ini mengatakan kendala saat membuat lukisan out door itu adalah cuaca. Karena pengeringan lukisan itu semua tergantung cuaca. Saat sket juga harus dilakukan berulang-ulang,mengingat lokasinya berada di luar sehingga tidak bisa langsung dilihat hasilnya.

“Saya cek menggunakan kamera, akan terlihat titik mana yang kurang itu yang saya benahi,”katanya.

Selain itu, hal yang tidak kalah penting dilakukan agar lukisan 3 dimensi ini hidup adalah soal permainan warna dan tata letaknya agar bagus sesuai kondisi aslinya.

Baca Juga :  Jagoan Sumsel Byanca Raih Emas di Kelas G

Sementara Drs fauzan mengatakan dihadirkanya lukisan 3 D bertujuan untuk memviralkan Sedayu agar lebih dikenal.

“Ini juga sebagai spot selfie dan sarana hiburan bagi warga Sedayu maupun siapa saja yang ingin foto, gratis, silahkan. Karena memang untuk spot berkumpul atau hiburan di wilayah ini masih kurang,” katanya.

Selain tentunya juga hadirnya lukisan 3 dimensi untuk memperindah lingkungan kecamatan, memberikan sarana bagi seniman Sedayu, serta untuk memperkenalkan poteni Sedayu, utamanya potensi wisata Sungai.

“Kami ada program pelestarian sungai, sehingga bagi yang akan menikah kami menghimbau untuk menabur ikan di Sungai,” katanya.

Adapun sungai di Sedayu ada dua yakni Sungai Konteng dan Sungai Kalakan. (yve)