Ingkung Jadi Andalan Kuliner Guwosari

303
Menu ingkung di kenduri bersama dalam rangka HUT Guwosari, Pajangan yang ke 71 di Balai desa setempat, Jumat (27/10/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Ingkung menjadi salah satu andalan menu kuliner di Desa Guwosari,Kec Pajangan. Sehingga ingkung juga disajikan dalam peringatan HUT Desa Guwosari ke 71, Jumat (27/10/2017) sore. Jumlah ingkung yang disajikan juga 71 sesuai dengan angka tahun kelahiran desa.

Peringatan diawali dengan upacara HUT ke 71 dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslim dan Komandan Upacara Bhabinkamtibmas Desa Guwosari Bripka Supri Handono SH.

Usai upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan kembul bujono atau makan bersama hidangan yang disajikan menggunakan takir (wadah menggunakan daun pisang,red). Hidangan yang disajikan adalah tumpeng p ingkung, berikut ubo rampenya.

H Muh Suharto Lurah Desa Guwosari mengatakan setidaknya ada 14 pengusaha rumah makan ingkung di Guwosari yang ikut ambil bagian dalam ulang tahun tersebut.

“Rumah makan ingkung menjadi salah satu ikon kuliner yang ada di Guwosari, sehingga ini turut kita promosikan dan lebih dikenalkan dalam perayaan HUT kali ini,” katanya.

Menurut Muh Suharto, jumlah pengusaha kuliner ingkung memang terus bertambah dari waktu ke waktu. Sehingga bannyaknya usaha ingkung tersebut membuka peluang bagi peternak ayam untuk bisa mensuplainya.

“Karena suplai dari sini tidak mencukupi, maka pengusaha juga mengambil ayam dari luar wilayah,” katanya.

Berkembangnya kulier ingkung menurut Lurah Suharto menjadi salah satu nilai positif bagi Guwosari dalam pengembangan wisata. Selain tentunya penyerapan tenaga kerja dan juga peningkatan ekonomi warganya.

Sedangkan Yudi Susanto salah satu pengusaha kuliner di Guwosari mengatakan saat ini memang suplai ayam didatangkan dari wilayah lain. Mengingat suplai dari Guwosari tidak mencukupi.

“Sehingga ayam tersebut kita ambil dari luar wilayah. Ayamnya adalah ayam kampung,”katanya. Menurut Yudi, adanya HUT ke 71 Desa Guwosari dengan dukungan dari pengusaha ingkung ayam menjadi embrio bagi terbentuknya paguyuban pengusaha kuliner ingkung ayam di desa tersebut. (yve)