Ini Alasan Pemda DIY Hentikan Penambahan Hotel

155

KORANBERNAS.ID – Pemda DIY  terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-DIY untuk menghentikan penambahan hotel.

Adapun alasannya, supaya desa wisata-desa wisata di provinsi ini bisa tumbuh dan berkembang. “Kami sudah koordinasi dengan pemerintah kota dan kabupaten untuk melakukan moratorium pembangunan hotel,” ungkap Sulistyo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY, Kamis (08/02/2018).

Di hadapan puluhan mahasiswa Flinders University Australia tatkala berkunjung ke Kantor Gubernur DIY Kepatihan, dia menegaskan moratorium hotel dimaksudkan pula supaya masyarakat bisa merasakan dan menikmati keberhasilan industri pariwisata DIY.

Apalagi, Pemda sudah menargetkan pada 2025 DIY sebagai pusat kebudayaan, pendidikan dan pariwisata  di kawasan Asia Tenggara. Itu sebabnya, semua potensi wisata terus digarap.

Baca Juga :  Demi Mikha Tambayong, Morgan Oey Tolak Cewek Barcelona

Sulistyo yang pernah menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DIY lebih lanjut menyampaikan saat ini masing-masing kabupaten/kota berbenah mengangkat beragam potensi pariwisata. Dari sini, banyak muncul destinasi wisata baru.

Dinas Pariwisata, lanjut dia, juga didorong melakukan terobosan dan  inovasi. Event-event berskala internasional digalakkan supaya DIY semakin dikenal di kancah internasional. Dengan begitu semakin banyak wisatawan datang.

Selain ke Pemda DIY, mahasiswa Flinders University juga bertandang ke DPRD DIY Jalan Malioboro. Mereka diterima langsung Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana.

Priyambudi Sulistiyanto selaku dosen sekaligus pemimpin rombongan mengatakan, kunjungan kali ini diikuti 23 mahasiswa. Dikemas melaluk kegiatan studi tour mereka belajar mengenai budaya, tata kelola pemerintahan serta Keistimewaan DIY.

Baca Juga :  Generasi Ketiga Selamatkan Perajin Batik

Ini merupakan bagian dari kegiatan beasiswa New Colombo Plan. Selain ke Yogyakarta, mereka dijadwalkan mengunjungi Makassar dan Jakarta. (sol)