Ini Bukti, Kalau Kesejahteraan Masyarakat Kebumen Meningkat

374
Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-82, diperingati dengan upacara bendera di Alun–alun Kebumen dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan makam mantan Bupati Kebumen, Senin (01/01/2018). (istimewa/Humas Pemkab Kebumen)

KORANBERNAS.ID–Bupati Kebumen HM Yahya Fuad mengatakan, selama setahun terakhir ada peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Hal ini dibuktikan dengan adanya penurunan angka kemiskinan, naiknya Indek Pembangunan Manusia (IPM), meningkatnya derajat kesehatan masyaralat serta adanya surplus padi. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat, setelah ada inovasi inovasi pembangunan dalam setahun terakhir ini.

HM Yahya Fuad mengatakan hal itu, pada upacara Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-82 di Alun–alun Kebumen, Senin (01/01/2018).   Peringatan Hari Jadi Kebumen tahun ini, pemerintah Kabupaten Kebumen  hanya menyelenggarakan upacara dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan serta makam mantan –mantan Bupati Kebumen di beberapa tempat.

Salah satu yang sangat ditekankan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, kegiatan-kegiatan nyata untuk mengurangi angka kemiskinan penduduk. Sehingga  angka kemiskinan menurun, dari 20,44 persen pada tahun 2016 menjadi 19,86 persen pada tahun 2017.

Program untuk mengurangi  angka kemiskinan meliputi program ambulan gratis untuk keluarga miskin, angkutan gratis di tiga kecamatan tahun  2017, penerimaan  3.290 pelajar dan 595 warga.  Program bedah rumah/pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terealisir 5.605 unit.

Baca Juga :  Tak Gampang Kembangkan Agrowisata Buah

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 67,41 di tahun 2016, menjadi 68,22 di tahun 2017. Rata-rata lama sekolah, adalah 7,05 tahun pada 2016 menjadi 7,35 di tahun 2017. Angka melek huruf mencapai 98,1 persen  atau hampir 100 persen.

Di bidang kesehatan, derajat kesehatan masyarakat Kebumen makin membaik. Usia harapan hidup meningkat dari 72,57 tahun menjadi   72,96. Artinya usia harapan hidup penduduk kita sekarang hampir semua mencapai 73 tahun. Usia hidup lebih lama, hidup lebih bahagia.

Angka kematian ibu tercatat 10 kasus. Turun dari 16 kasus pada tahun 2016. Angka kematian bayi juga menurun, yakni dari 179 kasus menjadi 139 kasus hingga November 2017.

“Mudah-mudahan bermanfaat dan barakah,”kata HM  Yahya Fuad.

Di bidang pendidikan menurut HM Yahya Fuad mengatakan, Angka Partisipasi Murni (APM) SD sederajat  88,44 persen, SMP sederajat  71,54 persen dan SMA sederajat 68.77 persen. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD sederajat 102,547 persen, SMP sederajat 97,65 persen serta SMA sederajat 79,38 persen.

Baca Juga :  Retribusi akan Naik 1.000 Persen, HPPTK Bereaksi  

Di bidang pertanian dan peternakan, Kebumen masih menjadi lumbung padi di Jawa Tengah. Dengan luas panen padi seluas 78.584,2 hektar, dengan produksi padi 436.923,8 ton, Kebumen surplus 126.607 ton.

Pemkab Kebumen sangat memperhatikan petani. Diantaranya dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian. Antara lain, traktor roda 2 sebanyak 50 unit, traktor roda 4 sebanyak 7 unit, pompa air sebanyak 126 unit.

Tahun 2018, tema pembangunan  “Percepatan dan Perluasan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pertanian untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Ada 5 prioritas pembangunan di tahun 2018 yakni, peningkatan perekonomian berbasis pertanian dan pariwisata,  penanggulangan kemiskinan berbasis potensi unggulan wilayah, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan kehidupan sosial dan keagamaan serta penerapan good and clean government. (SM)