Ini Cara DIY agar Pancasila Menarik Hati Generasi Milenial

318
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menyerahkan buku Pancasila Dasar Negara diterima Sekretaris DPRD DIY Benny Suharsono, Rabu (07/02/2018), menandai launching program Sinau Pancasila.

KORANBERNAS.ID – Diinisiasi oleh DPRD DIY, Pemerintah DIY melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) meluncurkan program Sinau Pancasila.

Cara ini dinilai efektif agar Pancasila menarik hati generasi milenial atau generasi zaman now yang akrab dengan teknologi informasi (TI).

Launching program tersebut dilakukan Rabu (07/02/2018), di DPRD DIY ditandai penyerahan buku Pancasila Dasar Negara oleh Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, diterima perwakilan Forum Wartawan Unit DPRD DIY, Sekretaris Badan Kesbangpol DIY Sugeng Irianto, Sekretaris DPRD DIY Beny Suharsono serta Surono dari Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam konferensi pers di Ruang Baleg DPRD DIY, Eko Suwanto menyambut baik program yang secara resmi mulai dilaksanakan Kamis (08/02/2018). Diawali dari Kecamatan Sleman, program tersebut akan menyasar total 78 kecamatan se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Sinau Pancasila dalam bentuk kegiatan Bina Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dilaksanakan Badan Kesbangpol Pemda DIY bekerja sama dengan Pusat Studi Pancasila di berbagai perguruan tinggi dengan dukungan Komisi A DPRD DIY mulai 8 Februari 2018 di Kecamatan Sleman dan akan dilanjutkan di 77 kecamatan dan 10 kegiatan di tingkat kabupaten/kota se-DIY,” papar Eko Suwanto.

Sugeng Irianto menambahkan, program yang dibiayai APBD DIY 2018 senilai Rp 1,4 miliar tersebut sudah terjadwal sekaligus merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya.

Untuk Kabupaten Sleman dijadwalkan selesai Maret selanjutnya April hingga Mei dilaksanakan di Kabupaten Kulonprogo kemudian bulan Juni di Kota Yogyakarta. Setelah Lebaran Idul Fitri dilaksanakan di Bantul dan Gunungkidul.

Sedangkan Surono mengatakan, sebenarnya materi Pancasila itu masih menarik. “Yang tidak menarik itu cara penyampaiannya. Bagaimana cara kita membuat Pancasila menarik untuk generasi now,” kata dia.

Pusat Studi Pancasila UGM sudah mengembangkan indeks ketahanan ideologi Pancasila terutama untuk generasi muda usia 15 sampai 40 tahun, namun hasilnya belum bisa dipublikasikan.

Bagi Sekretariat DPRD DIY, Beni Suharsono mengatakan pihaknya bersyukur Pemda DIY melaksanakan program Sinau Pancasila, semoga program tersebut berkelanjutan.

Hadapi ancaman

Kepada wartawan lebih lanjut Eko Suwanto mengatakan Komisi A DPRD DIY berinisiatif menggelorakan Pancasila sebagai jalan untuk menghadapi dan mengatasi berbagai ancaman. Inisiatif  tersebut berasal dari kesadaran atas bahaya berbagai ancaman yang nyata terjadi.

“Kita saat ini harus bisa menyelesaikan masalah intoleransi, radikalisme, terorisme, narkoba hingga aksi klithih dan berbagai praktek pelanggaran hukum yang termasuk,” kata dia.

Menurut politisi muda PDI Perjuangan  dari dapil Kota Yogyakarta ini,  berbagai program inisiatif Komisi A DPRD DIY bekerja sama dengan Pemda DIY, pusat studi diberbagai perguruan tinggi dan tokoh masyarakat sudah disetujui bersama dan segera dijalankan.

 

Inisiatif Komisi A DPRD DIY dan Pemda DIY dalam rangka Program Sinau Pancasila di antaranya kegiatan Bina Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol DIY bekerja sama Pusat Studi Pancasila.

“Target program ini melahirkan 8.800 kader Pancasila dengan mayoritas dari generasi milenial, anak muda jaman now. Kita harapkan anak muda jaman now menjadi benteng NKRI dari ancaman intoleransi, radikalisme dan ekstremisme,” tambah alumni GMNI itu.

Selain Badan Kesbangpol Pemda DIY, Badan Diklat Pemda DIY pada 2018 juga melaksanakan kegiatan Diklat Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan Keistimewaan DIY bagi pegawai di lingkungan Pemda DIY.

“Pendidikan Pancasila bagi ASN ini penting agar pejabat pengambil keputusan dapat merumuskan kebijakan yang mampu wujudkan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi rakyat berdasarkan Pancasila dan Konstitusi,” kata Eko Suwanto.

Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama menggelorakan Sinau Pancasila dalam semua aspek kehidupan. Harapannya dengan kesadaran atas nilai nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang kuat,  bersama masyarakat dapat melawan dan mengatasi berbagai ancaman yang ada.

Selain melaksanakan Program Sinau Pancasila, untuk mengatasi berbagai ancaman tersebut DPRD DIY mendukung Pemda DIY mengatasi masalah mendasar yang menjadi persemaian berbagai ancaman yang ada termasuk radikalisme.

Sejumlah masalah mendasar adalah mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan. “Kita dukung Pemda laksanakan kebijakan pembangunan yang mampu atasi masalah kemiskinan dan kesenjangan ini serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera bangsa Indonesia akan semakin kuat dan hebat,” ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY itu. (sol)