Ini Cara Petani Karangwuni Syukuri Panen

172
Petani Karangwuni Kulonprogo, melakukan acara wiwit panen. (Sri Widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Para petani Desa Karangwuni Kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo, Minggu (18/03/2018) menggelar acara tradisi “wiwit panen”.  Yaitu semacam tasyakuran karena keberhasilan usaha pertanian mereka.

Acara tersebut diwarnai dengan doa dan makan bersama di persawahan mereka. Tua muda, pria dan wanita berkumpul bergembira.

Suradi Ketua Kelompok Tani Ngudi Mulyo Desa Karangwuni menjelaskan, dekade ini kelompok tani yang dipimpinnya telah berhasil dalam gotong royong berkelompok dan bercocok tanam maupun membangun sarana penunjangnya.

“Ini tahap awal testimoni karena antusias warga. Mudah-mudahan bisa menjadi agenda tiap tahun, untuk nguri-uri budaya tinggalan leluhur kita,” katanya.

Suradi menjelaskan di samping panen padi dan tanam melon, kelompok tani ini juga membangun jalan yang biasanya dilewati para petani saat akan ke sawah. Jalan ini dibangun tepatnya membelah sawah Dusun Kriyan Desa Karangwuni Kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo.

Merupakan jalan untuk prasarana mengangkut sarana produksi dan hasil panen. Namun juga untuk lalu lintas warga memenuhi kebutuhan hidup lainnya.

Sementara Kepala Desa Karangwuni Wasul Khasani menegaskan, harapan agar bisa nguri-uri tradisi wiwitan kiranya bisa diagendakan.

“Kita laksanakan setiap tahun,” jelasnya.

Menyinggung pembuatan jalan yang berada di tengah sawah Dusun Kriyan, kata Wasul, untuk memperlancar transportasi para petani yang memiliki sawah di wilayah Kriyan.

Jalan sepanjang 370 meter dan lebar 3 meter ini dibiayai dana tahap awal bangket Dana Desa tahun 2017 Desa Karangwuni Wates Kulonprogo. (wid)