Ini Dia Gunungan Kayon, Maskot Pilkada Temanggung

689
Maskot Pilkada Temanggung,“Gunungan Kayon” diarak dalam parade kesenian Kota Temanggung, Jumat (27/10/2017). (edy yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung meluncurkan jingle dan maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Temanggung Tahun 2018. Peluncuran maskot berupa “Gunungan Kayon” tersebut digelar di komplek halaman Sekretaris Daerah (Setda) setempat, Jumat (27/10/2017) dan dimeriahkan dengan pementasan serta parade kesenian yang mengelilingi jalan protokol di Kota Temanggung.

Seusai diluncurkan, maskot gunungan tersebut dikirab mengelilingi Kota Temanggung dengan diiringi sejumlah kesenian tradisional. Terdapat 20 kelompok kesenian daerah yang berasal dari 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung untuk memeriahkan acara launching maskot Pilkada Kabupaten Temanggung tahun 2018.

Berbagai kesenian seperti barongsai dan liongsamsi ditampilkan dari Desa Lamuk (Tembarak), seni Prajuritan Turangga Jawa dari Desa Lowungu (Kaloran), dari Kecamatan Bejen Kubra Siswa Mekar Muda.

Sementara dari Kecamatan Tlogomulyo seni Ndolalak, Topeng Ireng dari Kecamatan Parakan, Gatholoco dari Kandangan, Kuda Lumping dari Kecamatan Temanggung, dan lain sebagainya.

Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Drs. Sujatmiko M.Pa ketika ditemui disela-sela acara tersebut mengatakan, maskot pilkada tersebut dikirab keliling Kota Temanggung, juga sebagai sarana sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati Temanggung yang rencananya akan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang.

” Menampilkan Kesenian dari berbagai kecamatan ini, agar masyarakat mengetahui akan adanya pilkada. Sehingga dapat menginformasikan secara lebih lanjut pada masyarakat lebih luas,” tegasnya.

Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengapresiasikan dibuatnya maskot Pilkada 2018. Diharapkan dalam ajang pesta demokrasi berjalan demokratis dan semua pihak dapat menaati aturan.

“Apapun keputusan dari hasil pencoblosan dapat diterima oleh pasangan calon yang bertarung, dan ini merupakan pesta demokrasi rakyat Temanggung”, pungkasnya. (yve)