Ini Gagasan Dewan Guna Membantu Hunian Hotel di Bantul

98
Pansus PAD DPRD Bantul melakukan sidak ke beberapa tempat termasuk hotel, Rabu (03/01/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan DPRD Bantul yang membahas mengenai Pendapatan Asli daerah (PAD) melakukan kunjungan ke lapangan atau inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi yang dinilai penting untuk meningkatkan PAD di Bantul, Rabu (03/01/2018).

Pansus 2 yang dipimpin H Setiya dan beranggotakan 10 orang ini mengunjungi PT Dong Young Trees di Desa Sitimlyo, Piyungan.

Rombongan melakukan konfirmasi atas kewajiban perusahaan Korea tersebut, termasuk apakah sudah menggunakan  fasilitas PDAM. Sebab pipa PDAM sudah berada tepat di depan perusahaan.

“Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 37/2017 setiap usaha baik hotel, restoran maupun pabrik wajib menggunakan air PDAM selama PDAM sudah mampu memberikan layanan,”kata Setiya.

Dirinya berharap perusahaan yang menjalankan usahanya di Bantul dapat menggunakan PDAM agar memberikan kontribusi PAD bagi Bantul. Di samping juga untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan air dalam.

Baca Juga :  Eks PHL Bisa Bekerja Lagi Asal Lolos Tes

“Di sisi lain kami juga selalu meminta agar PDAM Tirta Dharma selalu meningkatkan kualitas layanannya. Termasuk pengaduan pelanggan bila menemui persoalan,”kata politisi PKS tersebut.

Selain ke Piyungan rombongan Pansus juga mengunjungi hotel bintang empat di Bantul yakni Grand Daffam Rahan Jogja di Banguntapan serta Hotel Ross In di Sewon.

“Kami berikan apresiasi atas komitmen kedua hotel dalam menggunakan fasilitas air dari PDAM Bantul dan komitmen untuk membantu mengumpulkan pajak hotel dan restoran yang dibayarkan pengguna jasa melalui hotel. Kami minta komitmen hotel untuk membantu menghimpun pajak yang dibayarkan pelanggan sekaligus menyetor ke kas daerah setiap bulannya,” kata Setiya.

Pihaknya juga menjanjikan akan membantu hotel yang berada di Bantul. Caranya dengan mensyaratkan setiap ada pihak yang melakukan kunjungan kerja (kunker)  ke Bantul wajib menginap di Bantul. Kalau memang harus diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) maka Pansus akan merekomendasikan bupati untuk mengeluarkan Perbup.

Baca Juga :  Semua Barang di Lapak Shadaqah Gratis

“Syarat kunjungan kerja ke Bantul adalah menginap di Bantul walau semalam saja  saat kunker tersebut,”tandasnya.

Dengan demikian ada win-win solution antara Pemda Bantul untuk peningkatan PAD melalui pajak, dan di sisi lain hotel juga meningkat pendapatannya. Sehingga selama hotel di Bantul kapasitasnya masih mencukupi, maka wajib hukumnya bagi tamu yang ke Bantul menginap di Bumi Projotamansari ini.

“Jangan sampai kunkernya di Bantul namun menginapnya di wilayah lain,” pungkas Setiya. (SM)