Ini Istimewanya Kambing Kejobong

480
Bupati Purbalingga,Tasdi, meluncurkan Kambing Kejobong sebagai maskot ternak khas Purbalingga. (prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Bupati Purbalingga,Tasdi, Sabtu (28/10/2017) di Pendopo Dipokusumo meluncurkan Kambing Kejobong (KK) sebagai sumber daya genetik lokal di Indonesia.

Jika Kebumen punya maskot ternak sapi peranakan ongol, di Purworejo ada kambing peranakan etawa dan sekarang Purbalingga memiliki kambing Kejobong. Kami bertekat mengembangkan Kambing Kejobong ini secara besar-besaran,” ujar Tasdi.

Pada kesempatan itu, sekaligus digelar Festival Hasil Pertanian, peluncuran kartu tani, dan pencanangan Gerakan Minum Susu bagi anak sekolah (Gerimis Bagus) yang melibatkan 200 siswa SD Negeri 2 Purbalingga Lor.

Bupati Tasdi mengatakan, Kementerian Pertanian mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 301/kpts/SR120/5/2017, yang menetapkan rumpun kambing Kejobong sebagai ras kekayaan sumber genetik ternak lokal.

Kambing yang dikembangkan di Kabupaten Purbalingga ini memiliki ciri khas yang unik dan membedakan dengan kambing jenis lain.

Istimewanya kambing hasil persilangan Kambing PE (Peranakan Ettawa) dengan kambing kacang lokal ini memiliki bentuk tubuh bulat disertai tingkat pertumbuhan relatif lebih cepat, dan warna bulu dominan hitam.

Kini, Kambing Kejobong yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan, dijadikan maskot ternak Kabupaten Purbalingga.

Wilayah Purbalingga sangat potensial untuk mengembangkan peternakan karena memiliki sumber pakan ternak berlimpah. Dengan diadakanya peluncuran pengembangan Kambing Kejobong diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para peternak kambing di Purbalingga,” ujar Tasdi.

Bupati juga mengatakan, masyarakat Purbalingga jangan hanya senang makan sate saja. “Tapi kita juga harus bisa memproduksi daging dengan mengembangkan ras kambing Kejobong ini. Kambing jenis ini kalau dijadikan sate memang enak, rasanya gurih. Dan kami berharap, saat Idul Adha nanti, pengiriman hewan kurban ke Jakarta dari Purbalingga didominasi Kambing Kejobong,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Ir Lili Purwati menuturkan penetapan Kambing Kejobong sebagai kekayaan sumber daya genetik ternak Indonesia harus dilindungi dan dikembangkan.

Saat ini, populasi ternak kambing Kejobong sudah mencapai 59.588 ekor. Terdiri dari ternak jantan 22.622 ekor dan betina 37.363 ekor. (sol)

Baca Juga :  Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Balai Desa