Ini Kolaborasi Nyata TNI dan Masyarakat

188
Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI memukul gong sebagai tanda dibukanya kegiatan TMMD Sengkuyung ke 101 di Lapangan Desa Trimulyo Sleman, Rabu (04/04/2018).(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-101 Tahap I TA. 2018 dimulai. Kegiatan yang dilaksanakan mulai 4 April hingga 3 Mei 2018 di Desa Trimulyo tersebut dibuka oleh Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI di Lapangan Desa Trimulyo Sleman, Rabu (04/04/2018).

Pasiter Kodim 0732/Sleman Kapten Infanteri Nugroho Agung Prasetyo menyampaikan bahwa Operasi TMMD di Desa Trimulyo tersebut merupakan gerakan bersama antara TNI bersama Pemerintah daerah serta dukungan penuh dari masyarakat.

Pembangunan meliputi sasaran fisik seperti pembuatan jalan tani sepanjang 550 meter dengan lebar 6 meter, talud jalan sepanjang 200 meter, dan pembuatan 3 buah gorong-gorong.

“Pembangunan juga menyasar pada pembangunan non fisik seperti penyuluhan PPBN atau wawasan kebangsaan, Kambtimas dan narkoba, KB dan kesehatan, pertanian, serta penyuluhan mental dan rohani,” katanya.

Sumber dana TMMD Sengkuyung ke-101 menurutnya berasal dari APBD DIY sebesar Rp 75 juta, APBD Kabupaten Sleman Rp 150 juta, bantuan dari, bantuan swadaya masyarakat berupa tenaga senilai Rp 25 juta.

Kodim 0732/Sleman juga akan melakukan Operasi TMMD Sengkuyung ke-102 di Desa Wedomartani, Ngemplak serta melakukan Karya Bhakti untuk 14 Koramil di seluruh Kabupaten Sleman. Masing-masing Koramil akan mendapat alokasi anggaran Rp 30 juta dalam pelaksanaan Karya Bhakti tersebut.

Mewakili sambutan Gubernur DIY, Bupati Sleman Sri Purnomo selaku Inspektur dalam upacara pembukaan tersebut menyampaikan bahwaTMMD merupakan program terpadu lintas sektoral guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di beberapa daerah tertinggal.

Program TMMD masih sangat dibutuhkan, karena keterlibatan TNI dalam ikut membangun sarana dan prasarana serta infrastruktur wilayah sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah ini.

“Melalui karya bakti TNI ini telah menunjukan hakekat kemanunggalan, keseriusan dan kinerja maksimalnya untuk terlibat langsung dalam berbagai upaya mensukseskan program percepatan pembangunan di daerah,” kata Gubernur DIY.

Gubernur menambahkan, TNI dan rakyat adalah bagaikan dua sisi mata uang yang saling melengkapi dan saling membutuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi teritorial TNI tidak hanya sebatas di bidang pertahanan semata, khususnya dalam menjaga dan menjamin kedaulatan negara. Namun lebih dari itu, TNI mampu memberikan sumbangsih yang besar dan pengaruh positif terhadap kemajuan masyarakat dan percepatan pembangunan di daerah. (yve)