Ini Seremoni Terakhir Yahya Fuad Sebelum Ditahan KPK

205
Kegiatan seremoni terakhir Bupati Kebumen Yahya Fuad sebelum ditahan oleh KPK. (istimewa)

KORANBERNAS.ID –  Bupati Kebumen Jawa Tengah, Yahya Fuad, yang secara resmi ditahan oleh Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK), Senin (19/02/2018), sebelumnya masih melakukan kegiatan di lingkungan pemkab setempat.

Sekiktar dua pekan sebelumnya tepatnya pada Selasa (06/02/2018}, orang nomor satu di kabupaten  itu me-launching Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan. Bisa jadi kegiatan tersebut merupakan seremoni terakhir Bupati Kebumen HM Yahya Fuad sebelum akhirnya ditahan oleh KPK.

Sejumlah foto-foto kegiatan seremoni itu yang diperoleh koranbernas.id dari Humas Pemkab Kebumen, terlihat Yahya Fuad mengamati perangkat komputer dan memperoleh penjelasan dari para stafnya.

Dari foto-foto tersebut, terlihat pula dia berbincang-bincang dengan seseorang, sepertinya teknisi komputer dan sepertinya sedang menyampaikan pengarahan. Sejumlah pejabat juga turut mendampinginya.

Baca Juga :  Tengok Lokasi Bencana, Wakil Rakyat Bawa 4 Ton Beras

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penggangaran  dan  Pelaporan, salah satu fungsinya  untuk mengetahui kinerja Aparatur Sipil Negara  (ASN).  Pada awal diluncurkan, aplikasi ini diperuntukkan pejabat eselon II dan  III di lingkungan Pemkab Kebumen.

Melalui sistem ini, pejabat  eselon II dan III wajib melaporkan  setiap  kegiatan yang dilakukan,  sesuai  dengan  tugas pokok dan fungsi, serta kewenanganya.  Aplikasi  ini bisa diketahui kinerja  pejabat yang melaporkan kegiatannya.

Ada reward dan  punishment bagi pejabat yang lalai atau tidak melaporkan setiap kegiatannya di hari kerja.  Sistem  penilaian dengan aplikasi ini, salah satu cara untuk menetapkan besaran tambahan penghasilan  yang diterima Aparatur Sipil Negara, PNS di lingkungan Pemkab Kebumen.

Baca Juga :  PDIP Jaring 64 Orang Bacaleg, 42 Persen Wanita

Seperti diberitakan, Bupati Kebumen Yahya Fuad akhirnya menjalani tahanan terhitung sejak Senin (19/02/2018). Usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka,  hari itu juga dia ditahan. Penahanan Yahya Fuad seolah-olah menandai tepat 2 tahun 2 hari menjabat Bupati Kebumen.

Semestinya dia ditahan sejak Kamis (15/02/2018), bersamaan dengan Hojin Ansori, mantan tim suksesnya yang diduga bersama-sama Yahya Fuad menerima uang dari tersangka Khayub, seorang pengusaha di Kebumen sebesar Rp 2,3 miliar. Hari itu, Yahya tidak memenuhi panggilan KPK karena sakit.

Sedianya, Senin (19/02/2018) Yahya Fuad melantik dan mengambil sumpah 121 pejabat struktural dan pengawas di lingkungan Pemkab Kebumen. Namun kegiatan itu gagal dilaksanakan, ditunda  hingga batas waktu yang belum ditentukan. (sol)