Ini Yang Dilakukan Puluhan Polisi Gendut di Temanggung

176
Polisi gendut dari Kesatuan Polres Temanggung sedang menjalani program pengendalian berat badan. (Humas Polres Temanggung)

KORANBERNAS.ID–Sebanyak lima puluh tujuh anggota polisi dari kesatuan Polres Temanggung yang memiliki berat badan  yang tidak ideal atau gendut, menjalani program pengendalian berat badan.

“Overweight adalah kondisi berat badan seseorang melebihi berat badan normal pada umumnya. Ini perlu dikendalikan sesuai dengan program yang dicanangkan Polri,” kata Kapolres Temanggung SKBP Wiyono Eko Prasetyo ketika ditemui, Selasa (06/03/2018).

Diungkapkan,  program ini  sebagai langkah guna memperbaiki performa personel Polri yang mengalami kegemukan. Sehingga sebagai anggota polisi bentuk tubuh harus ideal.

“Kalau anggota Polri memiliki bentuk tubuh yang gagah (ideal), maka masyarakat yang melihat akan suka. Kalau gemuk bisa menghambat pergerakan kita, misalnya kalau ada maling lari, terus kita mengejar, maka kita tidak bisa cepat dan sigap,” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini juga untuk memperbaiki kesehatan anggota dengan olahraga. Program penurunan berat badan tersebut diawali dengan gerakan olahraga di tempat yang diikuti seluruh anggota Polres Temanggung, khusus bagi anggota yang kegemukan, mereka mendapat pembinaan fisik lebih, mulai dari push up, sit up, dan lari keliling kota.

“Tujuannya, agar tubuh mereka ramping dan sehat, karena saat melaksanakan tugas bisa bergerak lebih siap dan sigap dalam melayani masyarakat. Program ini sangat positif dampaknya, dan tujuan akhirnya adalah polisi gendut tadi dapat memiliki pustur tubuh yang ideal,” pungkasnya.

Diharapkan  anggota yang masuk program penurunan berat badan, ikhlas dan sadar diri terhadap kondisi fisiknya saat ini, karena demi kebaikan dirinya sendiri, khususnya dalam hal kesehatan.

“Untuk menjalankan program ini, masing -masing personel yang badannya gendut, tidak hanya dilakukan di kantor, namun juga dilaksanakan di rumah masing-masing,” pintanya. (SM)