Inilah Cara Desa Candirejo Dorong Ekonomi Warga

416
Gudang Wirausaha Ekonomi Desa Candirejo Kecamatan Ngawen Klaten yang sedang dibangun oleh pemdes setempat.(masal gurusinga/koranbernas.id)

KORAN BERNAS, ID–Pemerintah Desa Candirejo Kecamatan Ngawen Klaten membangun gudang wurausaha ekonomi rakyat senilai Rp 1.2 miliar. Gudang tersebut dibangun untuk mengangkat potensi wilayah yang memiliki nilai jual.

Kepala Desa Candirejo Muryanto Darmosuwito mengatakan proses pembangunan gudang tersebut telah diawali tahun 2016 dan ditargetkan selesai 2018 dengan sumber dana dari Pemkab Klaten dan dana desa.

“Tahun pertama 2016 telah diawali dengan pasang pondasi. Tahun ini dan tahun depan bangun gudang dan kios,” katanya.

Gudang tersebut kata dia, nantinya bermanfaat untuk mengangkat potensi desa. Desa Candirejo ujarnya memiliki potensi kapas, mebel, makanan ringan dan pemintalan benang. Potensi-potensi itu yang perlu diangkat untuk meningkatkan perekonomian warga.

“Di desa kami ada sekitar 500-an orang yang punya usaha perkapasan. Kalau itu sudah bisa dikekola dengan baik maka investor tentu mau datang kesini,” tuturnya.

Baca Juga :  Sampah Jadi Masalah Semua Desa

Potensi lain yang ada di Desa Candirejo meliputi pengrajin makanan ringan keripik tempe, tahu, penyamakan kulit untuk ekspor. Selama ini, potensi itu belum dikelola dengan baik dan masih bersifat tradisional. Harapannya setelah bangunan berdiri sempurna dan bisa digunakan untuk mengangkat semua potensi yang ada di desa itu.

Apalagi lokasi Desa Candirejo cukup strategis dan berada di pinggir jalan alternatif Klaten-Karanganom-Ponggok-Boyolali yang sering dilalui warga yang hendak berwisata ke Umbul Ponggok.

Kelak, setelah bangunan dan perkiosan selesai tidak hanya digunakan untuk mengangkat potensi kapas dan mebel saja. Semua potensi yang ada di desa itu akan ditampilkan di kios. Hanya saja untuk sementara ini proses pembangunan kios di sebelah gudang sedikit menemui kendala dikarenakan harus memindahkan jaringan PLN.

Baca Juga :  Jangan Sampai Ada Siswa Tak Ikut UNBK

Sejumlah pelaku UKM di Desa Candirejo mengapresiasi langkah pemerintah desanya. Mereka berharap langkah itu bisa mengikuti jejak pengadaan gerobak angkringan yang sudah terlaksana beberapa tahun lalu.

“Bagus sekali mas. Semoga setelah bangunan itu rampung bisa jadi tempat menjual potensi yang ada di desa kami. Tentunya seperti pengadaan gerobak angkringan beberapa waktu lalu yang telah menciptakan lapangan kerja bagi warga kami,” ujar Umar, warga Desa Candirejo.

Seperti diketahui, Pemdes Candirejo beberapa tahun lalu membeli belasan unit gerobak angkringan berikut peralatan berjualan untuk seluruh RW di wilayahnya. Gerobak tersebut telah dimanfaatkan warga berjualan dan barang-barang yang diperjualbelikan juga disetorkan oleh warga sekitar seperti gorengan, nasi bungkus, kripik dan lain sebagainya. (Masal Gurusinga/SM)