IPG di Sleman Menarik Minat GOW NTB

221
Kepala Dinas P3AP2KB, Mafilindati Nuraini menerima kunjungan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Pemerintah Kabupaten Sleman menaruh perhatian yang besar terhadap peran perempuan. Bahkan Pemkab Sleman memasukkan peran perempuan dalam salah satu misinya, meningkatkan kualitas budaya masyarakat dan kesetaraan gender yang proporsional. Misi ini bertujuan mewujudkan pelestarian budaya yang ada di masyarakat serta perlindungan perempuan dan anak.

Pernyataan tersebut merupakan sambutan Bupati Sleman yang dibacakan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, ketika menerima kunjungan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/04/2018).

Rombongan sebanyak 40 orang tersebut diterima oleh GOW Kabupaten Sleman di Rumah Dinas Bupati Sleman.

Lebih lanjut Linda menuturkan ada berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Sleman untuk mendorong kemajuan perempuan. Menurutnya, pencapaian pembangunan pemberdayaan perempuan ditandai oleh pencapaian sertifikasi sistem manajemen mutu ISO 9001 versi 2015.

Baca Juga :  Berbekal Lampu Senter, Tim Pemantau Jentik Nyamuk Turun ke Dusun

Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Sleman pada tahun 2016 mencapai 95,51 persen. Dia mengatakan bahwa angka tersebut tergolong tinggi. Hal ini juga menjadi pembuktian bahwa program-progam pemerintah, khususnya dalam hal gender, terbukti mampu memberikan hasil positif pada peningkatan kapabilitas dasar perempuan di Kabupaten Sleman.

“Sementara itu, perkembangan indeks pembangunan manusia perempuan pada tahun 2015 sebesar 79,8 persen, dan meningkat menjadi 80,33 persen pada tahun 2016,”ujarnya

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran organisasi wanita di Kabupaten Sleman, yang bersinergi dengan berbagai pihak,” pungkasnya. (SM)