Jabar-Jambi Jalin Kerja Sama Pembangunan

56
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jambi Fachrori Umar saat menandatangani naskah perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dan Pemda Provinsi Jambi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (12/3/20). (Humas Pemprov Jabar)

KORANBERNAS.ID, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jambi Fachrori Umar menandatangani naskah perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dan Pemda Provinsi Jambi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (12/3/20).

Ada delapan bidang kerja sama yang disepakati, yakni misi dagang komoditi unggulan daerah, pembangunan sektor energi dan sumber daya alam, pembangunan kehutanan, pengembangan dan penerapan Iptek serta inovasi, pelatihan kepemimpinan tingkat dua, peningkatan kapasitas pengelolaan pendapatan pajak dan retribusi daerah, replikasi aplikasi pengaduan dan konsultasi, serta replikasi aplikasi perjalanan dinas luar negeri.

Usai penandatanganan, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan bahwa kerja sama yang sudah dijajaki pada 2017 tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Maka kini Pemprov Jabar dan Jambi memperpanjang kerja sama tersebut dan memperluas ruang lingkup kerja samanya sebagai upaya percepatan pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kang Emil.

Kang Emil menyatakan, replikasi inovasi pada pemerintah daerah merupakan esensi dalam membangun Indonesia. Semua daerah di Indonesia harus maju bersama dan merata.

“Inilah sebetulnya esensi kita dalam membangun Indonesia, kita harus maju bersama-sama, harus berbagi segala hal yang sifatnya positif,” ucapnya.

Menurut Kang Emil, dalam semangat berinovasi, pemerintah daerah menutup diri seolah-olah inovasi tersebut adalah miliknya.

“Mindset seperti itu harus diubah, kita sangat bangga kalau kemanapun pergi kemajuan hadir secara merata di seluruh Indonesia,” katanya.

“Jabar sudah mengalami transformasi yang 18 bulan terakhir lari ke teknologi. Dulu bayar pajak kendaraan bermotor orang datang ke kantor Samsat, tapi kini bisa bayar di platform e-commerce dan minimarket, kita ikutin kebiasaan transaksi masyarakat. Ini contoh kecil gara-gara kita mengubah cara,” imbuhnya.

Rencananya, Pemda Provinsi Jabar akan mengunjungi Jambi untuk mengembangkan desa wisata.

“Seperti Sister village, ya, karena kami sedang mengonsepkan desa wisata mungkin ada desa di Jambi yang bisa kami kunjungi, misalnya pariwisatanya bisa disinkronkan,” ucapnya.

Sedangkan, Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan bahwa kemajuan Jabar, khususunya penerapan teknologi digital dalam upaya menyejahterakan masyarakat menjadi alasan dipilihnya Jabar untuk kerja sama.

“Kami mengadakan kerja sama dengan Jabar mengingat Jabar sudah selangkah lebih maju khususnya dalam penerapan Iptek,” kata Fachrori.

Fachrori berharap terbangunnya kerja sama tersebut mampu memberikan sumbangan signifikan terhadap masalah-masalah makro di Jambi yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. (*)