Jabatan Kades di 17 Desa Kosong, Diisi PNS 

142

KORANBERNAS.ID – Sejumlah 17 desa akan mengalami kekosongan jabatan kepala kades (kades) karena berakhirnya masa jabatannya. Pemkab Kulonprogo menyiapkan 17 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai penjabat (Pj) kepala desa untuk mengisi jabatan yang kosong itu.

Mereka mengisi kekosongan sampai dengan ada hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, November 2018.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMD Dalduk KB) Kulonprogo, Jumanto, mengungkapkan jabatan kepala desa (kades) yang kosong akan diisi Penjabat Kades dari PNS di lingkungan Pemerintah Kulonprogo.

“Kebutuhan Penjabat Kades pada 2018 dalam rangka penyelenggaraan Pilkades serentak sebanyak 17 orang, termasuk yang prioritas pertama untuk Desa Panjatan yang masa jabatan kadesnya berakhir 16 Januari lalu,” ungkap Jumanto, Kamis (01/03/2018).

Baca Juga :  Wabup Temukan Kaleng Penyok

Tahun ini, ada 18 desa yang kepala desanya habis masa jabatan dan dua desa jabatan kepala desanya sudah kosong. Dengan demikian akan digelar Pilkades serentak di 20 desa pada 9 kecamatan yang rencananya dilaksanakan awal November mendatang.

Paling awal, lanjut Jumanto, masa jabatannya berakhir Kades Panjatan pada 16 Januari lalu. Dan paling akhir Desa Jatirejo (Kecamatan Lendah) pada 2 Desember 2018.

Meski Pilkades serentak dilaksanakan di 20 desa, namun kebutuhan Pj Kades hanya 17 orang. Desa  Brosot dan Karangsari jabatan kepala desa yang kosong sudah diisi dari PNS sebagai Pj Kades.

Sedangkan Desa Jatirejo yang habis masa jabatan kadesnya pada 2 Desember 2018 direncanakan tanpa diisi Pj Kades. “Pertimbangannya, pengambilan sumpah dan janji sekaligus pada 2 Desember, maka langsung diisi kades definitif hasil Pilkades serentak tahun 2018,” paparnya.

Baca Juga :  Limbah Rumah Tangga Pengaruhi Kualitas Air Tanah

Pengangkatan Pj Kades yang berasal dari PNS tersebut ditetapkan oleh bupati atas usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan rekomendasi camat.

Camat Panjatan, Sudarmanto, mengatakan pengisian Pj Kades Panjatan sudah dilakukan akhir Januari lalu.  “Pj Kades Panjatan yang diangkat yakni Suprih Rohmadi,” ungkapnya.

Suprih merupakan mantan Penjabat Kades Bugel dan staf Seksi Pemerintahan Kecamatan Panjatan.

Di Panjatan, Kades yang akan berakhir jabatannya tahun ini dan mengikuti Pilkades serentak yakni Desa Krembangan dan Cerme. Masa jabatan Kades di kedua desa itu berakhir Juni 2018. (sol)