Jadi Terdakwa Korupsi, Oknum PNS Masih Berkantor

328

KORANBERNAS.ID — Meski menjadi tersangka korupsi, namun seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Gunungkidul, Dwi Jatmiko masih tetap berkantor dan menjalankan tugas seperti biasa. Mantan pegawai Dinas Pariwisata yang kemudian dimutasi ke Dinas Kebudayaan tersebut sampai sekarang tidak ditahan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengaku terus memonitor setiap perkembangan sidang Dwi Jatmiko. Namun demikian, BKD belum dapat mengambil keputusan terkait dengan status kepegawaiannya sebagai aparatur sipil negera (ASN).

“Masih menunggu inkrah atau keputusan hukum tetap,” kata Sigit Purwanto pada wartawan, Senin (18/9/2017).

Tentang kemungkinan dijatuhkannya sanksi kepada yang bersangkutan, Sigit belum bisa menjelaskan secara pasti. Sebab meski majelis hakim sudah menjatuhkan vonis, namun informasinya dari pihak terdakwa mengajukan banding.

“Jadi kita tunggu inkrah,” ujarnya.

Ditambahkan Sigit, keputusan inkrah menjadi bahan bagi BKD untuk menentukan nasib Dwi Jatmiko. Hal-hal meringankan atau memberatkan juga menjadi acuan dijatuhkannya sanksi terhadap status PNS.

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Tipikor DIY menjatuhkan vonis 6 bulan penjara terhadap tersangka pungli Dwi Jatmiko. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gunungkidul Sihid Isnugraha.

“Majelis hakim menjatuhkan vonis tidak sesuai dengan tuntutan. Kami menuntut 1,5 tahun, tapi vonis yang dijatuhkan hanya enam bulan penjara,” kata Sihid.

Dia menjelaskan, dalam kasus ini Dwi Jatmiko dituntut dengan Pasal 3 Undang-Undang No.31/2009 tentang Tindak Pidana Korupsi, namun fakta dalam persidangan, hakim menggunakan pasal 8 sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

“Ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan banding,” jelasnya.

Sampai dengan saat ini Dwi Jatmiko tidak ditahan. Waktu itu dari pihak kepolisian hanya mengenakan wajib lapor karena dianggap kooperatif.

Kasus ini terungkap beberapa bulan laku ketika satgas anti pungli Polres Gunungkidul berhasil menangkap basah Dwi Jatmiko di TPR kawasan Pantai Baron. Petugas mengamankan barang bukti sejumlah bendel karcis, uang tunai Rp 9,5 juta dan dokumen milik TPR. (yve)